Kamis, 20 Januari 2022 / 16 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Anggota DPR: Jangan Terprovokasi Jurnalis AS Allan Nairn Soal Isu Makar

PKS membantu bencana ISTIMEWA
Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini
Bagikan:

Hidayatullah.com– Loyalitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap negara dan bangsa jelas dan tegas, karena itu, sebaiknya masyarakat tidak terpengaruh tulisan jurnalis berkebangsaan Amerika Serikat Allan Nairn tentang tuduhan makar kepada institusi TNI yang dinilainya amat provokatif.

“Sebagai bangsa besar dan berdaulat kita harus selektif membaca berita yang ditulis jurnalis, apalagi jurnalis asing. Hati-hati jangan terprovokasi apalagi terpancing untuk diadu domba,” kata Jazuli Juwaini, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kepada hidayatullah.com.

Anggota Komisi I DPR ini menilai setiap jurnalis harus kredibel dalam menulis berita, apalagi menyangkut hal sensitif bagi kedaulatan Indonesia dan institusi negara seperti TNI. Apalagi ini dikatakan TNI melakukan makar, padahal kita tahu dan yakin betul loyalitas TNI dalam menjaga kedaulatan negara.

“Kita hormati kerja jurnalistik, tapi jurnalis tidak boleh memprovokasi untuk menganggu kedaulatan negara kita. TNI kita sudah teruji loyalitasnya, sementara kita tidak tahu kejelasan orientasi si jurnalis bagi kebangsaan kita dan keberpihakanya pada Indonesia,” tegas Jazuli.

Baca:  Anggota DPR: Presiden Perlu Membela TNI terkait Tuduhan Makar Allan Nairn

Jazuli Juwaini mengingatkan berita jurnalistik investigatif haruslah ditulis berdasarkan informasi yang kredibel dan akurat, berdasarkan hasil wawancara narasumber yang juga kredibel, jangan melakukan insuniasi, membuat sensasi apalagi dilandasi sentimen tertentu.

“Untuk isu makar ini, kita punya lembaga resmi yang namnya BIN yang memiliki standarisasi tentang bagaimana menjaring informasi yang sangat rahasia di negeri ini, apalagi menyangkut keamanan negara dari manapun rongrongannya,” kata Jazuli.

Baca: Din Syamsuddin Prihatin Tuduhan Makar Aktivis Muslim

Ini tidak ada angin tidak ada hujan, lanjut Jazuli, tiba-tiba TNI yang jelas loyalitasnya dikaitkan dengan rencana makar. Jelas sangat tendensius dan provokatif.

“Saya tegaskan, tidak boleh seorang jurnalis dengan mudah dan enteng membuat satu kesimpulan yan berpotensi mengadu domba antar lembaga negara apalagi TNI yang merupakan institusi yang sangat penting dalam membela dan menjaga kedaulatan NKRI,” pungkas Jazuli.

Diberitakan, tulisan jurnalis Amerika Serikat Allan Nairn berjudul “Trump’s Indonesian Allies in Bed with ISIS-Backed Militia Seeking to Oust Elected President” mengundang kontroversi karena menyebut keterlibatan militer (TNI).dalam rencana makar. Tulisan itu pertama kali diluncurkan di situs The Intercept. Tulisan itu kemudian diterjemahkan dan ditampilkan di situs berbahasa Indonesia, Tirto, dengan seizin Nairn.*

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pemerintah Dorong Zakat, Infaq, Sedekah Segera Disalurkan Bantu Korban Bencana di Kalsel, Sulbar, dan Jabar

Pemerintah Dorong Zakat, Infaq, Sedekah Segera Disalurkan Bantu Korban Bencana di Kalsel, Sulbar, dan Jabar

Indonesia Harus Bersikap Tegas Atas Penindasan Uighur

Indonesia Harus Bersikap Tegas Atas Penindasan Uighur

Indeks Kepuasan Jamaah Haji 2012 Turun Dibanding 2011

Indeks Kepuasan Jamaah Haji 2012 Turun Dibanding 2011

Penggerebekan Pesta Homoseks, GIB: Polisi Bertugas Menegakkan Hukum

Penggerebekan Pesta Homoseks, GIB: Polisi Bertugas Menegakkan Hukum

DPR Minta Menag Ubah Katering Prasmanan

DPR Minta Menag Ubah Katering Prasmanan

Baca Juga

Berita Lainnya