Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Pemuda Muhammadiyah: Secara Sosiologis, JPU Abaikan Kepentingan Umum

Rifa'i Fadhly/hidayatullah.com
Sidang kasus Ahok ke-18 di Auditorium Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (11/04/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Selain aspek yuridis, aspek sosiologis juga dijadikan alasan Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah dalam mengadukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus penistaan agama oleh terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Komisi Kejaksaan (Komjak).

“Bahwa secara sosiologis, ketidakpastian JPU membacakan tuntutan sesuai jadwal adalah wujud kinerja yang tidak profesional,” kata Direktur Satgas Advokasi PP Pemuda Muhammadiyah, Gufroni, selaku pelapor JPU di Kantor Komjak, Jakarta Selatan, Rabu (26/04/2017).

Apalagi, tegasnya, alasannya penundaan pembacaan tuntunan karena persoalan teknis belum selesainya pengetikan tuntutan.

Baca: Lapor ke Komisi Kejaksaan, Pemuda Muhammadiyah: JPU Tidak Independen

Secara sosiologis, terang Gufroni, situasi ini telah memicu kekecewaan dan ketidakpercayaan publik terhadap independensi penututan.

Sejatinya, katanya, pandangan keagamaan Majelis Ulama Indonesia (MUI) merupakan sikap kebatinan umat Islam, dimana mereka begitu merasa keyakinannya dinistakan atas perbuatan terdakwa Ahok.

“Secara sosiologis tuntutan JPU telah gagal menangkap suasana kebatinan sikap keagamaan dan pendapat MUI,” ungkapnya.

Selain itu, Gufroni menyatakan bahwa tuntutan JPU telah mengabaikan kepentingan umum dan menyederhanakan perbuatan terdakwa bukan sebagai tindakan penistaan agama sebagaimana dimaksud pasal 156a KUHP.

Diketahui, bahwa di dalam tuntutannya JPU hanya memasukkan pasal 156 tanpa memasukkan juga pasal 156a.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Agar Netral, Kompolnas: Sebaiknya Kapolda Jabar Lepas Jabatan di GMBI

Agar Netral, Kompolnas: Sebaiknya Kapolda Jabar Lepas Jabatan di GMBI

Polisi Tersangkakan Habib Rizieq, MUI Tuntut Keadilan dan Penegakan Hukum untuk Semua

Polisi Tersangkakan Habib Rizieq, MUI Tuntut Keadilan dan Penegakan Hukum untuk Semua

Rocky Gerung: Ibu Kota Tidak Pindah, yang Pindah Presidennya

Rocky Gerung: Ibu Kota Tidak Pindah, yang Pindah Presidennya

Tolak RS Siloam, MUI Datangi DPRD

Tolak RS Siloam, MUI Datangi DPRD

Din Syamsuddin: Inpres Jokowi soal Gempa NTB Perlu Diperbaiki

Din Syamsuddin: Inpres Jokowi soal Gempa NTB Perlu Diperbaiki

Baca Juga

Berita Lainnya