MUI Tegaskan, Pemerintah Perlu Ciptakan Ekonomi Berkeadilan

"Pada akhirnya, Kongres Ekonomi Umat ini ingin mengajak seluruh umat Islam di Indonesia, agar membangun niat luhur bersama pada tahun 2017, sebagai Tahun Kebangkitan Ekonomi Umat," terang Azrul Tanjung dari MUI Pusat.

MUI Tegaskan, Pemerintah Perlu Ciptakan Ekonomi Berkeadilan
Rifa'i fadhly/hidayatullah.com
Presiden Jokowi membuka Kongres Ekonomi Umat (KEU) di Jakarta, 22 April 2017.

Terkait

Hidayatullah.com– Majelis Ulama Indonesia melalui Kongres Ekonomi Umat (KEU) 2017 mengeluarkan langkah-langkah yang disebut sebagai “Aksi Membangun Ekonomi Umat”.

Beberapa langkah aksi kajian dan rekomendasi aksi ekonomi umat, antara lain, pertama, MUI menegaskan perlunya pemerintah menciptakan dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkeadilan.

“Dengan penekanan pada pemerataan ekonomi,” ujar Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Pusat, M Azrul Tanjung, dalam siaran persnya diterima hidayatullah.com, semalam.

Kemarin, Senin (24/04/2017), Kongres Ekonomi Umat ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Hotel Sahid, Jakarta.

Yang kedua, jelasnya, guna terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, diperlukan konsep Rancangan Undang-Undang Sistem Perekonomian Nasional dalam kerangka membangun ekonomi umat.

“Pada akhirnya, Kongres Ekonomi Umat ini ingin mengajak seluruh umat Islam di Indonesia, agar membangun niat luhur bersama pada tahun 2017, sebagai Tahun Kebangkitan Ekonomi Umat,” terangnya.

Baca: Deklarasi KEU, Ekonomi Syariah Diarusutamakan dalam Perekonomian Nasional

Selain melahirkan Deklarasi KEU, Kongres Ekonomi Umat memiliki sasaran kajian dan rekomendasi aksi ekonomi umat. Rekomendasi pertama adalah pembagian tugas dalam menghimpun pusat data dan kajian pemberdayaan ekonomi umat.

Rekomendasi kedua, distribusi dan kerja sama dalam berbagai kajian pemberdayaan ekonomi umat, yang dikaitkan dengan isu-isu perkembangan lingkungan bisnis, baik internal maupun eksternal, nasional, maupun global.

“Rekomendasi ketiga adalah tersusunnya rekomendasi langkah aksi ekonomi umat yang dapat dilaksanakan secara sinergis, sebagai upaya nyata pemberdayaan ekonomi umat,” paparnya.

Baca: Presiden Jokowi Menaruh Harapan pada Kongres Ekonomi Umat

Sedangkan rekomendasi keempat, menyepakati penerbitan jurnal/majalah/media online pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia.

Terakhir, kongres ini merekomendasikan, pemberian apresiasi bagi pelaku usaha Muslim teladan secara berkala versi majalah/media online pemberdayaan ekonomi umat.*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !