Kamis, 28 Januari 2021 / 15 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

JPU Kasus Ahok Sebut Unggahan Buni Yani Meresahkan

Buni Yani.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut, unggahan video Ahok oleh Buni Yani ke media sosial Youtube meresahkan masyarakat.

Diketahui, baru-baru ini, sebelum JPU membacakan tuntutan atas terdakwa penista agama, Ahok, Ketua Tim JPU Ali Mukartono mengemukakan pertimbangan tuntutan pidana.

Baca: Catatan dan Kritik atas Tuntutan JPU terhadap Ahok

Kata Mukartono dalam sidang di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan itu, hal-hal yang memberatkan tuntutan adalah perbuatan Ahok meresahkan masyarakat dan menimbulkan kesalahpahaman antar golongan rakyat Indonesia.

Sedangkan hal-hal yang meringankan tuntutan, menurutnya, yakni Ahok telah mengikuti proses hukum perkara ini dengan baik, bersikap sopan di persidangan, turut ambil bagian dalam proses pembangunan memajukan kota Jakarta, terdakwa mengaku telah mengubah sikapnya berperilaku lebih humanis.

“Timbulnya keresahan di masyarakat juga tidak dapat dilepaskan dari adanya unggahan oleh orang yang bernama Buni Yani,” menurut Mukartono.

Baca: Buni Yani Tersangka, Fahira: Allah akan Tunjukkan Jalan Keadilan

Atas pertimbangan itu, JPU menuntut Majelis Hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ahok dengan pidana penjara 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun.

Tuntutan JPU tersebut menuai banyak kritikan dari berbagai pihak termasuk pakar hukum.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

4 Astronom Indonesia Diabadikan Jadi Nama Asteroid

4 Astronom Indonesia Diabadikan Jadi Nama Asteroid

BKSAP: Kebijakan Presiden Trump Meresahkan

BKSAP: Kebijakan Presiden Trump Meresahkan

Muhammadiyah Menilai Kebijakan Ekonomi Jokowi Belum Konkret

Muhammadiyah Menilai Kebijakan Ekonomi Jokowi Belum Konkret

Arifin Ilham Mengaku Sujud Syukur Keputusan Polwan Boleh Berjilbab

Arifin Ilham Mengaku Sujud Syukur Keputusan Polwan Boleh Berjilbab

Gay dan Lesbi Bukan Takdir Tapi Penyimpangan

Gay dan Lesbi Bukan Takdir Tapi Penyimpangan

Baca Juga

Berita Lainnya