Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kemenag: Media Islam Harus Jadi Penjernih Hoax

Yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Sekretaris Ditjen Bimas Kemenag Pro Muhammadiyah Amin.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Ditjen Bimas Kemenag), Prof Muhammadiyah Amin mengatakan, media Islam harus meningkatkan kualitas dan jangan tergelincir pada berita palsu atau hoax.

Ia mengungkapkan, memang informasi hoax tak melulu diberitakan oleh media Islam, tapi media arus utama atau mainstream juga tidak luput memberitakan kabar hoax.

Baca: Hoax Muncul Akibat Hilangnya Kredibelitas terhadap Media Mainstream

Namun, Amin berharap, media Islam justru menjadi penjernih atas beredarnya berita hoax.

“Kita yang harus membendung, jangan media Islam yang menambah-nambahi,” ujarnya kepada hidayatullah.com di sela-sela kegiatan ‘Workshop Media Islam Online‘ di Hotel Lumire, Jakarta, Kamis (20/04/2017).

Karenanya, Amin mengaku, Ditjen Bimas Islam Kemenag terus berupaya untuk memfasilitasi media Islam untuk meningkatkan kualitas.

Baca: Hoax Tumbuh Akibat Ketidakpercayaan Terhadap Pemerintah dan Pers

Upaya itu, kata dia, di antaranya dengan menyelenggarakan berbagai pelatihan tentang jurnalistik dan forum konsultasi untuk media Islam bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Sukamta Usulkan Evaluasi Peraturan Tentang Kelautan

Sukamta Usulkan Evaluasi Peraturan Tentang Kelautan

Anggota DPRD: Ajuan Baru Raperda Reklamasi Tidak Dapat Dibahas Tahun Ini

Anggota DPRD: Ajuan Baru Raperda Reklamasi Tidak Dapat Dibahas Tahun Ini

Bubarkan HTI Harusnya Lewat Pengadilan, Bukan Jumpa Pers dan Opini

Bubarkan HTI Harusnya Lewat Pengadilan, Bukan Jumpa Pers dan Opini

Pemerintah Diminta Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran

Pemerintah Diminta Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran

PP Tembakau Mengatur Produksi dan Peringatan Bahaya Merokok

PP Tembakau Mengatur Produksi dan Peringatan Bahaya Merokok

Baca Juga

Berita Lainnya