Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Dokumentasikan Kecurangan Pilkada Bisa dapat Iphone 7 dan 50 Juta, Begini Caranya

Bagikan:

Hidayatullah.com – Pilkada DKI Jakarta mencapai titik akhir dengan pencoblosan di putaran kedua pada Rabu (19/04/2017) ini.

Meski sempat diwarnai beberapa aksi kecurangan yang cukup masif oleh salah satu pasangan calon, semua pihak tetap menginginkan pemilihan gubernur dan wakil gubernur dilalui dengan adil, jujur, dan demokratis. Masyarakat pun diajak serta berperan aktif mengawal proses ini hingga tuntas.

Bagi siapapun yang berhasil mendokumentasikan kecurangan juga mendapat tawaran menarik. Salah satunya seperti yang diselenggarakan oleh pemilubersih.org, bersama Indo Digital Volunteer mengadakan sayembara pantau TPS Pilkada DKI 2017 berhadiah iPhone7 untuk foto terbaik.

Baca: Jelang Pencoblosan, Ratusan Umat Muslim Tanah Abang Penuhi Masjid Al-Makmur

Syaratnya cukup mudah, setiap peserta diminta untuk memfoto dan merekam bila menemukan aksi kecurangan yang berlangsung saat pencoblosan, atau pada saat perhitungan suara.

“Sayembara ini mengajak seluruh warga Jakarta untuk aktif terlibat dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu. Sekaligus, membangun kesadaran mereka akan arti penting demokrasi yang sehat. Untuk itu, apabila menemukan indikasi kecurangan jangan diam saja, harus langsung bertindak, sertakan bukti dan kirim ke kami,” ujar Ketua Indo Digital Volunteer, Anthony Leong dalam rilis yang diterima hidayatullah.com, Selasa (19/04/2017).

Adapun beberapa tata cara yang harus dipenuhi oleh peserta sayembara antara lain; upload foto, atau video di TPS yang terindikasi ada kecurangan ke media sosial Anda (Facebook, Twitter, dan Instagram).

Tag juga ke akun Instagram @pemilubersih dan Facebook Pemilu Bersih. Kemudian, screenshoot bukti postingan media sosial dan kirim ke [email protected], dan pada body email cantumkan Nama, No HP, E-mail, Fotocopy KTP, link media sosial untuk FB, Twitter, dan Instagram. Untuk list data TPS dapat dilihat di www.pemilubersih.org.

Baca: Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Arab Saudi Serukan Pilkada Damai

Tak hanya itu, Mata Langit juga mengadakan sayembara serupa. Total hadiah yang dijanjikan sebesar 50 juta rupiah. Upaya itu, tulis Mata Langit dalam akun Facebook resminya, sebagai gerakan anti kecurangan dan pelopor kejujuran di Pilkada DKI Jakarta.

“Sudah saat nya kita yang muda, yang cinta Jakarta, yang ingin perubahan, maju menjadi penggerak anti kecurangan, menjadi penggerak pelopor kejujuran,” terangnya.

Sayembara yang disponsori oleh donasi masyarakat ini caranya juga cukup mudah. Upload foto dan video kecurangan yang Anda temui ke akun Facebook, Instagram, dan Twitter milik Anda. Sertakan hastag #awasLOcurang dan #kawalTPSdki, dan jangan lupa mention dan tag juga akun Mata Langit.

Periode pelaporan kecurangan berlangsung sejak 10 April hingga 6 Mei 2017. Selamat mencoba!

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

LPAI: Kasus LGBT Permasalahan Kedua Terbesar Anak

LPAI: Kasus LGBT Permasalahan Kedua Terbesar Anak

Ombudsman Temukan Maladministrasi pada Penyidikan Kasus Novel

Ombudsman Temukan Maladministrasi pada Penyidikan Kasus Novel

Kronologis Kasus Sunni-Syiah Sampang Temuan Ulama Bassra

Kronologis Kasus Sunni-Syiah Sampang Temuan Ulama Bassra

Jaksa Penuntut Umum: Ahok tidak Menghina Agama

Jaksa Penuntut Umum: Ahok tidak Menghina Agama

Peringatan Hari Raya Syiah Idul Ghodir dinilai justru Semakin Menampakkan Perbedaan

Peringatan Hari Raya Syiah Idul Ghodir dinilai justru Semakin Menampakkan Perbedaan

Baca Juga

Berita Lainnya