Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Diduga Terlibat Kampanye, Bank DKI Dilaporkan ke OJK dan Bawaslu

Bagikan:

Hidayatullah.com– Diduga terlibat dalam kampanye petahana, Tim Pemenangan Anies-Sandi melaporkan Bank DKI ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies -Sandi, Muhamad Taufik menyatakan, pihaknya melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Bank DKI. Pasalnya, BUMD milik Pemprov DKI ini diduga terlibat mendukung kampanye petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melalui program bantuan lanjut usia (lansia) dengan Kartu Jakarta Lansia (KJL).

“Tim Advokasi telah melaporkan dugaan pelanggaran itu kepada Bawaslu DKI Jakarta kemarin,” kata Taufik sebagaimana rilis yang diterima hidayatullah.com, Kamis (13/04/2017).

Baca: Gerakan Ibu Negeri Ajak Waspada Kecurangan Pilkada DKI

Tidak sampai di situ, pihaknya, kata Taufik, akan membuat laporan serupa ke OJK agar program itu dapat diusut dari mana sumbernya.

Menurut Wakil Ketua DPRD DKI itu, bantuan lansia merupakan program dadakan yang menjelang pencoblosan 19 April 2017 nanti. Karena itu, patut diduga adalah upaya untuk mendukung kampanye pasangan calon petahana Ahok-Djarot.

“APBD DKI 2017 tidak ada program bantuan lansia yang akan dilakukan Bank DKI,” tegas Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI itu. “Tapi tiba-tiba ada. Kami minta diusut, uangnya dari mana,” tambah Taufik.

Baca: Pilkada DKI, Peniadaan KK dalam Syarat DPTb Dinilai Buka Peluang Kecurangan

Seperti diketahui, program KJL yang dimaksud adalah Bank DKI memberikan kepada warga lansia untuk mendapatkan bantuan uang senilai Rp 600 ribu, dengan syarat membuka rekening dengan saldo Rp 50 ribu.

“Asal-usul uang itu harus dijelaskan dari mana. Kalau dari APBD saya pastikan tidak ada. Jadi, harus diusut tuntas,” tegas Taufik didampingi Wakil Ketua Bidang Advokasi, Yupen Hadi.

Yupen menambahkan bahwa pihaknya telah membuat pengaduan pelanggaran yang diduga dilakukan kantor cabang di Pecenongan, Cempaka Putih Barat, dan Pramuka.

“Kami minta pelanggaran perbankan ini agar dihentikan,” papar Yupen. Ia mengungkapkan, surat pengaduan juga ditembuskan kepada Bank Indonesia.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

SBY Terima Gelar “Ksatria Salib Agung”, Dinilai Tak Ada Makan Siang Gratis!

SBY Terima Gelar “Ksatria Salib Agung”, Dinilai Tak Ada Makan Siang Gratis!

Prabowo: Kenapa Kita Tak Boleh Pakai Stadion Pakansari Kampanye

Prabowo: Kenapa Kita Tak Boleh Pakai Stadion Pakansari Kampanye

JPU Membacakan Tuntutan Hukuman Kepada Terdakwa Penyerang Jama’ah Az Zikra

JPU Membacakan Tuntutan Hukuman Kepada Terdakwa Penyerang Jama’ah Az Zikra

BSMI Tolak Penyeragaman Logo Palang Merah

BSMI Tolak Penyeragaman Logo Palang Merah

UBN Jumpa PS TNI, Doakan Menang

UBN Jumpa PS TNI, Doakan Menang

Baca Juga

Berita Lainnya