Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Novel Baswedan Disiram Air Keras saat KPK Tangani Korupsi e-KTP

istimewa
Penyidik KPK Novel Baswedan usai disiram air keras, dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/04/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang tidak dikenal, Selasa (11/04/2017) pagi.

Kasus ini terjadi di saat penyidik senior KPK itu antara lain tengah menangani kasus korupsi mega proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-E/e-KTP).

Dia sebelumnya pernah mengalami kecelakaan di Nusa Tenggara Barat saat menyidik kasus tersebut, lansir Antaranews.

Baca: Penyidik Novel Baswedan Disiram Air Keras Usai Shalat Subuh, Dikutuk Keras

Novel juga pernah menghadapi kriminalisasi saat menyidik kasus simulator kendaraan untuk pelayanan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Selasa usai subuh tadi, Novel tidak bisa melihat orang yang menyiramkan air keras kepadanya saat dia pulang dari masjid.

Menurut adik Novel, Taufik Baswedan, pelaku berhelm yang mengendarai sepeda motor menyiramkan air keras begitu Novel menengok ke belakang. Air keras itu mengenai sebagian wajah dan mata Novel.

“Tidak bisa melihat wajah pelaku, karena menggunakan helm,” ujarnya saat dikonfirmasi kantor berita itu.

“Pelakunya dua orang, berboncengan,” tambahnya.

Istri Novel mengatakan suaminya disiram air keras di dekat rumah, dua rumah dari rumahnya.

Baca: KOKAM Tuntut KPK Berani Usut Tuntas Kasus e-KTP

Saat ini Novel sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Taufik mengatakan bahwa keluarga sudah melaporkan kasus itu ke polisi.

“Saat ini polisi sudah datang ke RS, ada Polsek Kelapa Gading dan lainnya,” ujarnya.

Rekan-rekan Novel di KPK, menurut dia, sudah datang ke rumah sakit.

Sementara itu, pengamatan hidayatullah.com Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB, lini masa media sosial diramaikan dengan pembicaraan tentang kasus tersebut.

Novel Baswedan menjadi tema paling tren dibicarakan pengguna medsos (trending topic Indonesia) di Twitter.

“Orang yang menyiram air keras ke penyidik KPK Novel Baswedan harus dicari dan dituntut ke meja hukum, serta ditanya siapa dalangnya,” kicau warganet melalui akunnya Damar Juniarto‏ @DamarJuniarto.

Semoga kasus Novel Baswedan bisa jadi pertimbangan pak @jokowi tentang keamanan para penegak hukum di @KPK_RI,” kicau Varga deAlpha‏ @Owl_dj2.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Minta Wali Kota Jayapura Periksa IMB Masjid

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Minta Wali Kota Jayapura Periksa IMB Masjid

Penerbit Suara Agung Tarik al-Quran “Bermasalah”

Penerbit Suara Agung Tarik al-Quran “Bermasalah”

Investor Malaysia rancang hotel syariah di Lombok

Investor Malaysia rancang hotel syariah di Lombok

Tahun 2017, Bayi Lahir Bakal ber-KTP

Tahun 2017, Bayi Lahir Bakal ber-KTP

Prevensi Aksi Terorisme Dinilai Lebih Efektif

Prevensi Aksi Terorisme Dinilai Lebih Efektif

Baca Juga

Berita Lainnya