Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Presiden Afghanistan Apresiasi Toleransi Masyarakat Indonesia

M Agung Rajasa
Presiden Afghanistan, Mohammad Ashraf Ghani.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Presiden Afghanistan Ashraf Ghani saat mengunjungi Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (06/04/2017) mengatakan, masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut membawanya pada kenangan kemerdekaan Indonesia.

Ghani mengatakan hal tersebut terjadi karena perihal kemerdekaan Indonesia merupakan peristiwa penting bagi hubungan dua negara.

Afghanistan merupakan salah satu negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia di awal Republik ini berdiri. Persaudaraan dua negara juga sudah terjalin sejak lama, kata dia dilansir Antaranews.

Baca: Presiden Afganistan dan Hizbul Islam Sepakati Perjanjian Damai

Presiden Ghani juga memberikan penghargaan kepada Indonesia yang kaya dengan cendekiawan Muslim. Indonesia juga mampu mengembangkan kehidupan bermasyarakat yang penuh dengan toleransi dan demokrasi.

Ekonomi Indonesia, kata dia, juga patut diapresiasi karena mengalami pertumbuhan yang baik. Dengan begitu, Indonesia menjadi negara dengan kekuatan ekonomi yang besar di Asia Tenggara dan menjadi anggota G-20.

Orang nomor satu Afghanistan itu mengatakan, rakyatnya perlu belajar dari Indonesia mengenai persatuan dalam keberagaman. Indonesia meski memiliki latar belakang berbeda di 17 ribu pulau tetapi tetap bisa bersatu dalam harmoni dan selaras sehingga terhindar dari perpecahan.

Baca: Al-Irsyad: Myanmar Harus Belajar Toleransi Beragama dari Indonesia

Dia mengatakan, perlu kerja sama yang semakin erat dua negara baik guna membangun Islam damai dan berbagai kemitraan di berbagai bidang.

Ke depannya, kata dia, perlu kerja sama yang semakin baik secara bilateral seperti antarulama, antaruniversitas dan antarmasyarakat. Kesuksesan Indonesia adalah kesuksean Asia dan juga kesuksesan dunia dalam mempromosikan keselarasan dan kedamaian.

Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) Muzammil Basyuni menyambut gembira kedatangan Presiden Afghanistan di masjid terbesar di Asia Tenggara itu.

Dalam kesempatan kunjungan Ghani ke Istiqlal, Muzammil menjelaskan, masjid yang turut dikelolanya memiliki nama Istiqlal yang berarti kemerdekaan karena didirikan sebagai kesyukuran atas kemerdekaan Indonesia.

Masjid Istiqlal, kata dia, sejak awal didirikan untuk mempromosikan perdamaian dan toleransi di antara masyarakat Indonesia dan dunia.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga dijelaskan pertemuan tersebut dihadiri beberapa pemimpin ormas Islam, di antaranya adalah MUI, PBNU, Muhammadiyah, ICMI, ICIS, Maarif Institute, ISOIC, dan Wahid Institute.

Baca: Din: Umat Muslim Sudah Bertoleransi kepada Penganut Agama Lain

Kepala Bidang Protokol dan Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah mengatakan, dalam kunjungan Presiden Ghani tersebut dibicarakan mengenai keberagaman bermasyarakat di Indonesia.

“Presiden memuji kehidupan yang sangat harmonis di Indonesia,” kata dia.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Wisawatan China Dominasi Kunjungan ke DKI Jakarta

Wisawatan China Dominasi Kunjungan ke DKI Jakarta

Kemenag Upayakan Formasi Guru Honorer Agama Masuk PPPK Kemendikbud

Kemenag Upayakan Formasi Guru Honorer Agama Masuk PPPK Kemendikbud

Aqidah Modal Penting Bentengi Keluarga

Aqidah Modal Penting Bentengi Keluarga

Hidayatullah Tanjab Barat “Garap” Napi

Hidayatullah Tanjab Barat “Garap” Napi

Pelatihan Halal Internasional untuk LSH Luar Negeri

Pelatihan Halal Internasional untuk LSH Luar Negeri

Baca Juga

Berita Lainnya