Zakir Naik Diminta Atheis Membuktikan Tuhan

Zakir sering berdebat dengan para pendeta. Bahkan pernah melayangkan tantangan debat terbuka kepada Paus Yohanes Paulus II

Zakir Naik Diminta Atheis Membuktikan Tuhan
Rifa'i fadhly/hidayatullah.com
Acara Silaturahim Dr Zakir Naik bersama Dewan Pimpinan MUI di kantor MUI, Pusat, Jakarta, Jumat (31/03/2017).

Terkait

Hidayatullah.com–Perhatian umat Islam kini tersedot kepada kehadiran Zakir Naik, dai internasional dari India.  Zakir dikenal sebagai ahli perbandingan agama.

Ceramah-ceramahnya selalu dihadiri ribuan orang.  Salama  kiprahnya dalam berdakwah, ia dimudahkan Allah mengislamkan ratusan orang di dunia.

Zakir sering berdebat dengan para pendeta. Bahkan pernah  melayangkan tantangan debat terbuka kepada Paus Yohanes Paulus II. Hingga sekarang tantangan itu belum dijawab

Selain hafal al Quran dan Shahih Bukhari, murid Ahmad Deedat ini juga menguasai kitab agama non Islam, seperti Bibel, Weda, Tripika, Bhagavad Gita dan lain-lain. Begitu menguasainya kitab-kitab tersebut, tak jarang ia mengoreksi jika ada pastor atau pendeta yang salah kutip.

Baca: Empat Orang Masuk Islam Saat Ceramah Zakir Naik

Pria yang lahir pada 18 Oktober 1965 di Mumbai India ini, bernama lengkap Zakir Abdul Karim Naik. Meski ahli perbandingan agama, gelar formalnya Zakir justru di bidang kedokteran.

Ia peraih gelar MBBS (Bachelor of Medicine and Surgery) di University of Mumbai. Tahun 1991, ia berhenti bekerja sebagai dokter medis dan beralih sepenuhnya ke bidang dakwah.

Zakir lalu mendirikan Islamic Research Foundation (IRF), sebuah organisasi nirlaba yang memiliki dan menyiarkan jaringan  TV gratis, Peace TV dan Mumbai.  Siaran TV ini sudah ditonton ratusan juta orang dari berbagai Negara, bahkan sampai masuk ke Eropa.

Baca: Zakir Naik Sebut Media Internasional Alat Propaganda Sudutkan Islam

Tentu saja berbagai media tertarik dengan sosok Zakir. Dalam edisi Februari 2009, Indian Express  membuat daftar “100 Orang India Terkuat 2009” di antara satu miliar penduduk India. Zakir masuk peringkat 82. Dalam daftar khusus “10 Guru Spiritual Terbaik India”, Zakir ada di peringkat 3. Ia satu-satatunya Muslim dalam daftar ini.

Dalam sebuah ceramahnya, Zakir pernah diminta seorang atheis untuk membuktikan keberadaan Tuhan. Bukannya panik, ia tiba-tiba  justru mengucapkan selamat kepada penanya, “Terimalah ucapan selamat khusus saya untuk Anda,” katanya, dikutip dari buku Debat Islam vs Non Islam. Lo kok bisa?

Dia, kata Zakir,  berarti menyetujui bagian pertama dari syahadat, yakni la ilaha yang artinya ‘tidak ada Tuhan.’ “jadi setengah tugas saya sudah selesai. Yang tersisa tinggallah illallah atau ‘selain Allah’ yang saya akan jelaskan, insyaallah.”

Baca:  Zakir Naik: Islam Intoleran terhadap Kemaksiatan

Untuk menjelaskan Tuhan, Zakir lalu mengambil contoh sebuah mesin baru. Tak seorang pun di dunia ini pernah melihat mesin itu.  Kemudian mesin itu diperlihatkan kepada atheis dan kemudian dia ditanya,  “Siapa orang pertama yang mampu memberikan keterangan detail tentang mekanisme mesin ini?”

Setelah berfikir sejenak, si Atheis menjawab, “Pencipta benda ini.” Nah, adanya mesin itu karena ada penciptanya. Demikain juga dunia seisinya ini, kata Zakir, tentu ada penciptanya. “Dialah Tuhan,” katanya.*

Rep: Bambang S

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !