Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Perjuangan Tokoh Masyumi Natsir Hadirkan NKRI

Ali Muhtadin/hidayatullah.com
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dalam diskusi tentang Mosi Integral Natsir di FPKS, DPR RI, Jakarta, Senin (03/04/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyatakan bahwa partai Islam sejak dulu sangat cinta terhadap negara.

Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote speaker dalam Diskusi “Menolak Lupa Mosi Integral Mohammad Natsir 3 April 1950” di Ruang Fraksi PK, Gedung DPR, Jakarta, Senin (03/04/2017).

“Politisi partai Islam membuktikan bahwa sejak dari dulu partai Islam dan Islam itu cinta kepada negara,” ungkapnya.

Baca: Sejarawan: Mosi Integral Natsir Selesaikan Konflik Golongan Federalis-Unitaris

Hal itu, lanjut Hidayat, dibuktikan dengan perjuangan tokoh Partai Masyumi, Mohammad Natsir, yang ingin menjadikan Indonesia menjadi negara kesatuan. Kemudian sampai saat ini dikenal dengan Mosi Integral Natsir.

“NKRI hadir karena perjuangan yang sangat cerdas oleh tokoh Partai Masyumi, Mohammad Natsir,” terangnya dalam diskusi yang dihadiri hidayatullah.com itu.

Ia menjelaskan, Konferensi Meja Bundar (KMB) yang menghasilkan Indonesia dipecah menjadi 17 bagian membuat bangsa Indonesia dirugikan.

“Ini adalah permasalahan yang akan mematikan cita-cita proklamasi dengan KMB yang isinya akan dipermanenkan. Itu bertentangan dengan isi proklamasi,” jelasnya.

Baca: Mosi Integral Natsir Dinilai Bukti Tokoh Islam Cinta Keutuhan NKRI

Melihat hal itu, lanjutnya, Natsir tidak tinggal diam, lalu bergerak melibatkan semua politisi di Indonesia.

“Beliau melakukan komunikasi dengan kelompok kanan bentukan Belanda, kelompok kiri Komunis, bahkan Partai Kristen dan Katolik,” imbuhnya.

Mosi Integral Natsir, kata Hidayat, adalah usulan yang spektakuler dan sangat berani. Natsir melakukan prakarsa menyelamatkan Indonesia yang semakin tercabik-cabik.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Menkominfo: Remaja Masjid Tidak Identik dengan Negatif

Menkominfo: Remaja Masjid Tidak Identik dengan Negatif

anies hujan ekstrem

Anies: Kami Bertanggung Jawab Tanggulangi Banjir Jakarta

Dilanda Gempa Berkali-kali, Rumah Guru Ngaji Ini Utuh

Dilanda Gempa Berkali-kali, Rumah Guru Ngaji Ini Utuh

Menkes: Jangan Berikan Susu Formula ke Pengungsi

Menkes: Jangan Berikan Susu Formula ke Pengungsi

Indonesia Palestina

Dorong Kemerdekaan Palestina, Indonesia Diharapkan Berperan Strategis

Baca Juga

Berita Lainnya