Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Mosi Integral Natsir Dinilai Bukti Tokoh Islam Cinta Keutuhan NKRI

andi/hidayatullah.com
Diskusi “Menolak Lupa Peringati Mosi Integral Natsir 3 April 1950 Hadirkan NKRI” di ruang Fraksi DPR PKS, Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (03/04/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar diskusi “Menolak Lupa Peringati Mosi Integral Natsir 3 April 1950 Hadirkan NKRI” di ruang Fraksi DPR PKS, Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (03/04/2017).

Hadir dalam acara ini di antaranya sejarawan Anhar Gonggong dan Wakil Ketua MPR sekaligus Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW).

Baca: 5 Hakikat Islam Menurut Mohammad Natsir

HNW menjelaskan, diskusi ini diselenggarakan dalam rangka mensyukuri adanya mosi integral Natsir. Mosi integral inilah, kata HNW, yang menyatukan wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke sehingga menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

HNW merasa heran dengan anggapan-anggapan belakangan ini yang menjadikan Islam seolah-olah alergi dengan NKRI dan membahayakan masa depan NKRI.

“Padahal justru seorang Ketua Fraksi Partai Masyumi (Natsir) lah yang berani tampil ke depan menyelamatkan Indonesia, supaya tidak makin jauh dari cita-cita proklamasi dan Undang-Undang Dasar,” tutur tokoh yang pernah menjelaskan Pancasila di Tunisia ini.

Baca: Mohammad Natsir Bedah Buku Pendidikan Moral dan Pancasila [1]

Senada dengan HNW, sejarawan Anhar Gonggong menilai, mosi integral Natsir adalah bukti tokoh Islam tidak hanya cinta pada tanah air, tapi juga cinta pada kemanusiaan dan keutuhan bangsa.

Dalam diskusi tersebut, hadir pula Ketua Fraksi DPR PKS Jazuli Juwaini, Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII)  Muhammad Siddik, Sekjen DPP PKS Mustafa Kamal, dan Redaktur Khusus Republika Nasihin Masha.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Geram, Umat Islam Malang Grebek Pembuat Miras

Geram, Umat Islam Malang Grebek Pembuat Miras

Politik Pengaruhi Penerapan Sistem Dinar Dirham

Politik Pengaruhi Penerapan Sistem Dinar Dirham

PII: Pengawasan Izin dan Operasional Kapal Sangat Lemah

PII: Pengawasan Izin dan Operasional Kapal Sangat Lemah

MIUMI: Program Islam Nusantara Muncul Karena Mispersepsi

MIUMI: Program Islam Nusantara Muncul Karena Mispersepsi

Festival Al-Qur’an Indonesia Segera Dibuka

Festival Al-Qur’an Indonesia Segera Dibuka

Baca Juga

Berita Lainnya