Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Gerakan Pramuka Bantu Atasi Kelaparan di 10 Negara Afrika

Kwarnas Pramuka
Aksi Pramuka Peduli Afrika. Tampak Ketua Kwarnas Pramuka Adhyaksa Dault‎.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka melakukan aksi peduli kelaparan yang menimpa negara-negara Afrika. Untuk itu, akan dikirim salah satu Andalan Nasional terbaiknya untuk mendatangi negara-negara Afrika pada Kamis (30/03/2017) ini.

Personil yang dipilih untuk melakukan tugas ini adalah ‎Andalan Nasional Gerakan Pramuka Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana, Eko Sulistio.

Ia telah tujuh kali ke benua Afrika dalam misi kemanusiaan atas nama Gerakan Pramuka Indonesia. Krisis di Afrika itu disebabkan perang saudara yang berkepanjangan sehingga menghancurkan segala sendi-sendi sosial dan perekonomian kawasan itu.‎‎

“Ada rasa bangga tersendiri bila kehadiran Gerakan Pramuka memberikan manfaat bagi kemanusiaan dunia,” ungkap Eko Sulistio, di Kantor Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta Pusat, Rabu (29/03/2017).

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault‎ mengaku bangga dengan peran Gerakan Pramuka menjadi bagian dari aksi kemanusiaan Internasional.

Mantan Menpora ini berpesan kepada Eko Sulistio agar berhati-hati dalam menjalankan tugasnya karena daerah yang akan didatangi merupakan daerah konflik.

Baca: OKI Desak Dunia Segera Selamatkan Somalia

Misi ini adalah bagian dari aksi kesukarelawanan internasional Gerakan Pramuka dalam program kemanusiaan dunia.

Perwakilan Gerakan Pramuka Indonesia ini akan mendatangi negara-negara Afrika, seperti Somalia, Sudan, Sudan Selatan, Kenya, Ethiopia, Afrika Tengah, Uganda, Kongo, Angola, dan Nigeria.

Wilayah itu tengah mengalami bencana kekeringan dan kelaparan menyusul hancurnya perekonomian negara-negara itu.

Bentuk aksi kemanusiaan yang akan dilakukan Gerakan Pramuka antara lain, pendistribusian bantuan bahan pangan, berupa beras, lauk pauk, minyak makan, susu dan air bersih.

Pramuka menyiapkan sejumlah bantuan yang akan didistribusikan bersama tim kemanusiaan yang sedang bekerja di daerah tersebut.

Saat ini berbagai persiapan sudah dilakukan, dan yang terpenting adalah persiapan fisik, mental dan perizinan. Melakukan aksi kemanusiaan di negara-negara Afrika memang tak mudah karena pemerintah setempat memberlakukan pengawasan dan aturan yang ketat bagi para relawan dan warga asing.

Baca: Sepuluh Juta Jiwa Terancam Kelaparan, Ethiopia Minta Bantuan Pangan Internasional

Bantuan untuk Rohingya

Sebelum ini gerakan pramuka telah pula menyalurkan bantuan untuk para pengungsi Rohingnya di Myanmar dan juga memberikan bantuan untuk pembangunan masjid Indonesia di Myanmar bersama dengan KBRI di Yangon.

Gerakan Pramuka, menurut Adhyaksa, dituntut untuk selalu bergerak cepat membantu masyarakat dalam segala hal.

“Pramuka harus selalu responsif dimanapun berada. Semoga aksi pramuka bisa membawa nama baik Indonesia di mata internasional,” kata Adhyaksa seperti dalam keterangan pers yang diterima hidayatullah.com.

Bantuan yang diberikan ini dinilai pastinya belum bisa membebaskan penderitaan yang dialami rakyat Afrika dari bencana kelaparan dan kekeringan. Namun paling tidak hal ini dapat meringankan beban para korban, sekaligus memberikan dukungan moral untuk membesarkan hati mereka.

Baca: Kirim Bantuan ke Banyak Negara Krisis, ACT: Wakili Bangsa Indonesia

Berdasarkan ‎data PBB (WFPN UN), di Somalia setiap 26 menit ada satu orang meninggal karena busung lapar. Secara umum, kini ada 70 ribu anak mengalami gizi buruk dan 6,2 juta orang  menderita kelaparan. Di Sudan Selatan terdapat 1 juta anak mengalami gizi buruk, 5 juta orang kelaparan, dan 2 juta orang lainnya mengungsi ke Uganda.

Beberapa waktu lalu Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), di sela-sela KTT IORA 2017 di Jakarta, bertemu dengan Wakil PM Somalia Mohammad Omar Arte. Saat itu Jusuf Kalla mengatakan, Indonesia tidak boleh tinggal diam melihat kondisi bencana kelaparan di Somalia. Harus ada aksi nyata meringankan beban mereka.

Di bawah  kepemimpinan Adhyaksa, Gerakan Pramuka mengaku sangat konsen dalam membantu berbagai bencana alam dan kemanusiaan melalui program Pramuka Peduli.

Melalui program ini, telah dilakukan berbagai aksi kemanusiaan di Garut, Pidie Aceh, Limapuluh Kota, dan Kekeringan di Gunung Kidul. Pada level internasional, Pramuka telah melakukan aksi serupa di Myanmar, Nepal, Jepang, Suriah, dan lain-lain.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

LAZIS PLN PUSAT Salurkan Beasiswa “Cahaya Pintar”

LAZIS PLN PUSAT Salurkan Beasiswa “Cahaya Pintar”

Seruan Pemuda-Mahasiswa Islam Indonesia: Dukung Ulama, Waspadai Gejala Kebangkitan PKI!

Seruan Pemuda-Mahasiswa Islam Indonesia: Dukung Ulama, Waspadai Gejala Kebangkitan PKI!

Ketum Hidayatullah: Bidang Kesehatan Harus Jadi Perhatian Serius

Ketum Hidayatullah: Bidang Kesehatan Harus Jadi Perhatian Serius

Kasus Penistaan Al-Maidah:51 Sudah Jadi Masalah Internasional

Kasus Penistaan Al-Maidah:51 Sudah Jadi Masalah Internasional

Isi Pidato Lengkap Habibie tentang Pancasila

Isi Pidato Lengkap Habibie tentang Pancasila

Baca Juga

Berita Lainnya