Senin, 5 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

Dengan Islamisasi Sains Diharapkan Orang Indonesia Makin Adil dan Beradab

Direktur Eksekutif Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), Dr Syamsuddin Arif
Bagikan:

Hidayatullah.com- Direktur Eksekutif Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), Dr Syamsuddin Arif, setuju dengan pernyataan Prof Dr Din Syamsuddin mengenai pentingnya Islamisasi sains, baik sains alam maupun sains sosial.

Sebab menurutnya, wacana  sains saat ini di sekolah, kampus, dan pemerintahan hanya sebatas bagaimana membuat hidup manusia jadi lebih nyaman, murah, dan cepat.

“Tapi kemudian nilai-nilai agama bisa diserap, itu belum terpikirkan,” ujarnya kepada hidayatulah.com melalui sambungan telepon, Jum’at  (24/1/2017).

Sebelum ini, mantan Pimpinan Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Din Syamsuddin menyatakan pentingnya Islamisasi sains.

Baca: Din Syamsuddin Nilai Pentingnya Islamisasi Sains

Dengan islamisasi sains, kata Din, agar ilmu-ilmu pengetahuan lebih mengorientasikan diri kepada nilai-nilai kemanusiaan seperti yang terkandung dalam Al-Quran, misalnyai nilai-nilai keadilan dan kebajikan terhadap sesama manusia.

“Khususnya ilmu-ilmu sosial yang seharusnya menekankan pada nilai-nilai humanisme. Islam menebarkan pesan rahmatan lil alamin, membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua manusia,” kata Din pada International Conference on Islamic Humanities yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka di Jakarta, Kamis.

Menurut Din, ilmu-ilmu sosial sekarang ini justru mengajarkan hal yang tidak seiring dengan nilai-nilai kemanusiaan seperti ilmu ekonomi yang praktiknya justru mempertajam kesenjangan sosial, atau ilmu politik yang mendorong pada kekuasaan.

Baca: Mengislamkan Sains: Apanya yang Diislamkan?

Demikian pula ilmu-ilmu alam, karena banyak teknologi yang ternyata digunakan untuk membunuh manusia lain, dan merusak alam, ujar mantan Ketua Umum MUI Pusat tersebut.

Menanggapi pernyataan Din Syamsuddin ini, Syamsuddin Arif  mengutip pernyataan ilmuwan Albert Einstein,  sains tanpa agama akan lumpuh dan agama tanpa sains akan buta.

Karena itu, dengan islamisasi sains, ia berharap, orang-orang Indonesia menjadi adil dan beradab sesuai dengan sila kedua Pancasila.*/Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

MUI Berharap Perintah Wakapolri soal ‘MCA’ Benar-benar Dilaksanakan

MUI Berharap Perintah Wakapolri soal ‘MCA’ Benar-benar Dilaksanakan

Kampanye Akbar: Pendukung Prabowo-Sandi Berjubel Tanpa Dibayar

Kampanye Akbar: Pendukung Prabowo-Sandi Berjubel Tanpa Dibayar

Ormas Islam Ramai-Ramai Laporkan Ahok, Masyarakat Ragu Penanganan Tak Diendapkan

Ormas Islam Ramai-Ramai Laporkan Ahok, Masyarakat Ragu Penanganan Tak Diendapkan

[Berita Foto] Mentawai Menderita, Rakyat Gaza Peduli

[Berita Foto] Mentawai Menderita, Rakyat Gaza Peduli

Tanggap darurat Manado diperpanjang, Pembagian Bantuan Dinilai Timpang

Tanggap darurat Manado diperpanjang, Pembagian Bantuan Dinilai Timpang

Baca Juga

Berita Lainnya