Ahad, 11 Juli 2021 / 31 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

KPK Mengaku Menolak Revisi UU KPK

Tino Oktaviano/Actual
Aktivis pegiat Anti Korupsi melakukan aksi damai Tolak Revisi UU KPK di halaman Gedung KPK, Jakarta, Senin (12/10/2015).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Penolakan atas Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) menjadi salah satu tuntutan dalam Aksi Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kawal KPK Berani di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (24/03/2017) siang.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil A Simanjuntak, menyatakan secara tegas penolakan terhadap Revisi UU KPK tersebut.

“Dan (kami) meminta secara tegas agar KPK terus terang menolak revisi ini,” ungkapnya kepada wartawan.

Baca: ICW Sebut Revisi UU KPK Sebagai Upaya Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Wakil Ketua KPK, Bashariyah Pandjaitan, menyatakan bahwa KPK juga akan menolak revisi tersebut.

“Untuk masalah Revisi UU KPK kita tetap sepakat semua pimpinan dan seluruh anggota KPK menyatakan tidak setuju dengan adanya perubahan UU KPK tersebut,” tegasnya.

Revisi UU KPK, menurut Dahnil, hanyalah untuk melemahkan KPK, bahkan membunuh lembaga anti rasuah tersebut.

Baca: Angkatan Muda Muhammadiyah Menolak Revisi UU KPK

Dahnil juga meminta kepada Presiden Joko Widodo serta DPR RI untuk menghentikan Revisi UU KPK tersebut.

“Jangan pernah menerima! DPR juga hentikan tradisi terus-menerus mendorong Revisi UU KPK,” tegas Dahnil.

Dalam Aksi KOKAM Kawal KPK Berani, KOKAM juga menuntut penuntasan kasus korupsi KTP elektronik (e-KTP) oleh KPK. * Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

LPPOM MUI: Belum Ada Obat Bersertifikat Halal

LPPOM MUI: Belum Ada Obat Bersertifikat Halal

Dua Hakim Terdakwa Suap Rp 680 Juta Dituntut 8 Tahun Penjara

Dua Hakim Terdakwa Suap Rp 680 Juta Dituntut 8 Tahun Penjara

Ummat Islam Wajib Tau Perkembangan Media

Ummat Islam Wajib Tau Perkembangan Media

Din dan Hasyim Ajukan Judicial Review UU Migas

Din dan Hasyim Ajukan Judicial Review UU Migas

Larang Jenggot dan Celana Cingkrang, Pengamat Setuju BIN Terkesan Anti Islam

Larang Jenggot dan Celana Cingkrang, Pengamat Setuju BIN Terkesan Anti Islam

Baca Juga

Berita Lainnya