Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kehadiran IHH ke Indonesia Agar Umat Tahu Ada Tuduhan Keliru

hidayatullah.com/Ali Muhtadin
Ketua Yayasan Justice For All Adnin Armas dan pengacaranya saat pemeriksaan di Bareskrim Polri
Bagikan:

Hidayatullah.com – Ketua Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS) Adnin Armas, menyambut baik kedatangan kuasa hukum lembaga kemanusiaan Turki Insani Yardim Vakfi (IHH) ke Indonesia.

Menurutnya, hal itu supaya persoalan tuduhan Kapolri Jenderal Tito Karnavian tentang adanya pengiriman dana ke kelompok teroris di Suriah menjadi lebih jelas.

“Mereka kan punya data juga, bisa dicek faktanya seperti apa,” ujar Adnin kepada hidayatullah.com usai pertemuan IHH dengan Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Gedung Nusantara III Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/03/2017).

Baca: TPM: IHH ke Indonesia karena Merasa Terganggu

Ia berharap, setelah terungkap fakta yang sebenarnya nama baik yayasan bisa dipulihkan.

“Karena kan tuduhan itu tidak benar. Biar umat juga tahu bahwa kekeliruan telah terjadi,” paparnya.

Sebelumnya, Adnin menampik tuduhan yang mengatakan yayasan yang dipimpinnya mengirimkan dana titipan GNPF MUI untuk Aksi Bela Islam kepada kelompok teroris di Suriah melalui IHH.

Baca:  IHH Temui DPR RI Klarifikasi Tuduhan Dana Teroris

Alumni Pondok Modern Gontor ini menjelaskan, pertama kali dana GNPF masuk ke rekening yayasan adalah pada 28 Oktober. Adapun transfer ke IHH dilakukan pada bulan Juni 2016. Jauh sebelum GNPF MUI dibentuk.

“Dari situ bisa disimpulkan. Dan kami sampaikan tuduhan itu tidak benar,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, kuasa Hukum IHH, Sefa Özdemir juga menegaskan lembaga kliennya hanya berfokus pada kemanusiaan dan tidak menyalurkan dana kepada teroris atau kelompok ISIS sebagaimana dituduhkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada rapat dengan Komisi III beberapa waktu lalu.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Walikota Bogor: Atasi Radikalisasi dengan Dialog dan Komunikasi Secara Inten

Walikota Bogor: Atasi Radikalisasi dengan Dialog dan Komunikasi Secara Inten

mui muhammadiyah nu perpres miras

MUI, NU, Muhammadiyah Tegas Tolak Perpres Investasi Miras

Selain Supel, Fauzi Kerap Menolong Warga

Selain Supel, Fauzi Kerap Menolong Warga

Rona Ketidakadilan Habib Rizieq

RUU KUHP, Din: DPR Jangan Beri Peluang LGBT

Sandi Ungkap laporan ‘Tsunami Amplop Politik Uang’ di Jateng & Jatim

Sandi Ungkap laporan ‘Tsunami Amplop Politik Uang’ di Jateng & Jatim

Baca Juga

Berita Lainnya