Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

IHH Temui DPR RI Klarifikasi Tuduhan Dana Teroris

hidayatullah.com/Yahya G Nasrullah
Lembaga kemanusiaan internasional yang berpusat di Turki, Insani Yardim Vakfi (IHH) mendatangi DPR
Bagikan:

Hidayatullah.com–Lembaga kemanusiaan internasional yang berpusat di Turki, Insani Yardim Vakfi atau IHH mendatangi Indonesia guna mengklarifikasi tuduhan yang menyebutkan adanya bantuan asal Indonesia yang disalurkan kepada kelompok teroris di Suriah melalui IHH.

IHH yang diwakili kuasa hukumnya Zefa Özdemir mengadukan persoalan tersebut kepada Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

Pertemuan yang difasilitatori oleh Tim Pengacara Muslim (TPM) itu dilakukan di Gedung Nusantara III Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/03/2017).

Baca: Tuduhan Bantuan Kemanusiaan Suriah untuk Teroris Dinilai Gegabah

Pada kesempatan itu, Zefa mengatakan, kedatangannya karena banyak sekali pemberitaan yang tidak tepat di Indonesia mengenai IHH.

“Kami datang kesini untuk menjelaskan tentang IHH. Dan kami sudah menulis tentang organisasi kami,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengaku telah cukup mengetahui tentang kiprah IHH, termasuk sekilas dari tulisan yang diserahkan IHH.

“IHH adalah organisasi terbuka dan punya track record yang jelas, khususnya dalam hal kemanusiaan,” terangnya.

Baca:  IHH Dukung Langkah Hukum Kelompok yang Sudah Tuduh Lembaganya Bantu Terorisme

Oleh karena itu, Fadli Zon mengaku akan mengirimkan surat kepada kepolisian tentang klarifikasi dan keberatan yang dilayangkan oleh IHH.

“Dalam satu dua hari kedepan akan segera saya teruskan kepada kepolisian,” tandasnya.

Sebelumnya, sebagaimana diketahui, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut GNPF MUI lewat Yayasan Keadilan Untuk Semua telah mengirimkan sejumlah dana kepada kelompok ‘teroris’ di Suriah melalui IHH.

Pernyataan itu disampaikan Tito ketika Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR saat ramainya kasus kriminalisasi ulama pasca Aksi Bela Islam 212.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

PB Al Washliyah Dukung Fatwa Haram Infotainment

PB Al Washliyah Dukung Fatwa Haram Infotainment

Ratusan Murobbi Tasikmalaya Ikuti Kajian Bahaya Syiah

Ratusan Murobbi Tasikmalaya Ikuti Kajian Bahaya Syiah

Yunahar Minta Umat Islam Tidak Harafiah Menyikapi Simbol

Yunahar Minta Umat Islam Tidak Harafiah Menyikapi Simbol

Awas! Menjajakan Diri Bisa Didenda Rp 50 Juta

Awas! Menjajakan Diri Bisa Didenda Rp 50 Juta

Salah Paradigma Tangani Prostitusi

Salah Paradigma Tangani Prostitusi

Baca Juga

Berita Lainnya