Rabu, 8 Desember 2021 / 3 Jumadil Awwal 1443 H

Nasional

Humas: LUIS Tolong Korban saat Social Kitchen Diserang Orang tak Dikenal

Muhammad/INA
Ranu Muda dan belasan anggota LUIS di tahanan Lapas Kedungpane, Semarang, Jateng, Senin (20/03/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Humas Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS), Endro Sudarsono menegaskan, LUIS tidak pernah mempunyai agenda perusakan bahkan penganiayaan.

Endro beserta 11 anggota laskar lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka terkait aksi penggerebekan tempat maksiat, Social Kitchen, pada Ahad (18/12/2016) dini hari di Surakarta.

Selasa (21/03/2017) ini, 12 anggota LUIS beserta seorang jurnalis Muslim, Ranu Muda Adi Nugroho, dijadwalkan menjalani sidang perdana di PN Semarang, Jawa Tengah.

Baca: Selasa ini, Sidang Perdana Ranu Muda Digelar di PN Semarang

“Kami mempunyai standar bahwa di dalam SOP kami tidak boleh ada perusakan,” ungkap Endro saat ditemui Islamic News Agency (INA) di Lapas Kedungpane, Semarang, Senin (20/01/2017).

Endro melanjutkan, dalam proses rekonstruksi yang digelar polisi pun tidak ada adegan perusakan atau penganiayaan seperti tuduhan aparat.

Justru, saat malam terjadinya penyerangan Rumah Makan Sosial Kitchen, ia dan rekan-rekannya turut membantu korban yang terjatuh karena ulah oknum tak dikenal yang melakukan penganiayaan.

“Kami tawari minum mereka (korban), tapi tidak mau. Mereka kejang-kejang,” tambah Endro.

Baca: Keluarga Protes Cara Penangkapan Humas LUIS Tak Santun Mirip Gaya Densus

Ia pun menyebutkan, LUIS merupakan organisasi resmi yang disahkan berdasarkan akta notaris. Untuk itu, tuduhan permufakatan jahat merupakan tuduhan yang mengada-ada.

“Kami diakui MUI dan kita punya akta notaris dan kita sering diundang oleh MUI bahkan polisi,” pungkasnya.

Berdasarkan penelusuran INA, belasan anggota LUIS itu dikenakan sejumlah tuduhan di antaranya: Pasal 170 ayat 1, Pasal 170 ayat 1 jo pasal 56 KUHP. Kemudian Pasal 169 ayat 1 dan Pasal 406 ayat 1jo pasal 55 ayat 1 serta Pasal 167 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1 KUHP.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Ulama Aceh Fatwakan Haram Game PUBG & Sejenisnya

Ulama Aceh Fatwakan Haram Game PUBG & Sejenisnya

Pemuda Dinilai Lebih Tepat Jika Menikah Dini

Pemuda Dinilai Lebih Tepat Jika Menikah Dini

Nurul Fahmi: Bela Ulama Jalan Terus, Itu Kewajiban!

Nurul Fahmi: Bela Ulama Jalan Terus, Itu Kewajiban!

BNPB: Kebakaran Lahan 843 Hektare di Riau Awal 2019

BNPB: Kebakaran Lahan 843 Hektare di Riau Awal 2019

Sudah 21 Kasus Penyerangan Pemuka Agama dan Sarana Ibadah…

Sudah 21 Kasus Penyerangan Pemuka Agama dan Sarana Ibadah…

Baca Juga

Berita Lainnya