Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Penyabung Ayam Non-Muslim di Aceh Memilih Dihukum dengan Syariat Islam

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Pengumuman soal penerapan hukum syariat Islam di Kota Langsa, Aceh. Dokumentasi Mei 2015.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kabar hukuman cambuk bagi dua penyabung ayam yang beragama Buddha di Aceh, ditanggapi oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr Munawwar Abd Djalil, MA.

Ia menegaskan, hukuman tersebut karena pelaku memilih dihukum dengan syariat Islam.

Baca: Hukuman Cambuk di Aceh Tak Melanggar HAM

Dalam syariat Islam, jelasnya, sabung ayam termasuk taruhan dan pelakunya dihukum cambuk.

Ia melanjutkan, non-Muslim di Aceh berhak memilih dihukum dengan syariat Islam atau hukum positif.

Kalau penyabung ayam itu memilih hukum positif, maka dipenjara. Namun kalau memilih syariat Islam, maka dicambuk. Dan setelah itu bebas.

“Dia (penyabung ayam) pilih hukum cambuk,” ungkapnya kepada hidayatullah.com melalui sambungan telepon, Jumat (17/03/2017).

Baca: Syariat Islam di Aceh Dinilai Memberi Kesejahteraan Perempuan

Terakhir ia menjelaskan, syariat Islam di Aceh hanya berlaku bagi Muslim di sana dan Muslim di luar Aceh yang ke situ.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pentingnya Hidupkan Kultur Islam seperti Penduduk Madinah

Pentingnya Hidupkan Kultur Islam seperti Penduduk Madinah

SAR Hidayatullah Kirim Relawan Ke Mentawai

SAR Hidayatullah Kirim Relawan Ke Mentawai

BPN Kehilangan Kepercayaan pada Hukum, Tak Akan Mengadu ke MK

BPN Kehilangan Kepercayaan pada Hukum, Tak Akan Mengadu ke MK

DPR: Kebijakan Trump Memicu Konflik Berkepanjangan

DPR: Kebijakan Trump Memicu Konflik Berkepanjangan

Hari Ini, Ba’asyir Jalani Operasi Mata

Hari Ini, Ba’asyir Jalani Operasi Mata

Baca Juga

Berita Lainnya