Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

HNW: KH Hasyim Muzadi Mewaspadai jika Ada yang Benturkan Islam dengan Negara

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
KH Hasyim Muzadi, mantan Ketum PBNU yang juga anggota Wantimpres.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Di mata Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), KH Hasyim Muzadi merupakan sosok yang sangat dalam ilmu agamanya dan mampu mengejawantahkannya ke dalam laku sehari-hari.

“Bagaimana beliau menjadi seorang ulama, pimpinan ormas, dan negarawan,” ujarnya kepada hidayatullah.com saat menghadiri prosesi pemakaman almarhum Kiai Hasyim di kompleks Pesantren Al-Hikam, Depok, Jawa Barat, Kamis sore (16/03/2017).

Baca: Wapres JK: Peran Mendunia KH Hasyim Muzadi Perkuat Posisi Bangsa

Termasuk, terang HNW, ketika banyak hal yang tidak bisa diterusterangkan saat memperjuangkan keumatan, Kiai Hasyim bisa menyampaikan itu dengan lembut tapi mengena.

“Beliau tokoh yang bisa menjembatani antara intern umat Islam maupun dengan umat beragama lain bahkan masyarakat dunia,” ungkapnya.

Baca: KH. Hasyim Muzadi: Yang Benar Islam di Nusantara bukan Islam Nusantara

Dalam kancah internasional, HNW menilai, sosok Kiai Hasyim mampu melakukan diplomasi halus luar biasa yang membuat bangga negara.

Hal itu, menurutnya, bukti bahwa umat Islam cinta dengan Indonesia dengan selalu memberikan kontribusi untuk bangsa.

“Beliau menekankan tidak boleh ada pembenturan antara umat Islam dan negara atau sebaliknya, justru harus diwaspadai jika ada yang mempertentangkan dan berusaha memecah-belah,” terang HNW.

Baca: KH Hasyim Muzadi: Hentikan Pihak-Pihak yang Serukan Islamophobia

Karenanya, ia berharap, ada yang melanjutkan perjuangan dan pemikiran sosok Kiai Hasyim di masa mendatang. “Apakah oleh murid-murid beliau, kita semua, maupun negara,” tandasnya.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

MUI Berharap Jokowi Penuhi Janji Kampanye Wujudkan Kemerdekaan Palestina

MUI Berharap Jokowi Penuhi Janji Kampanye Wujudkan Kemerdekaan Palestina

Dulu ISID, Kini menjadi Universitas Darussalam

Dulu ISID, Kini menjadi Universitas Darussalam

MUI Gandeng Koperasi Syariah Tindaklanjuti Fatwa Ziswaf untuk Sarana Sanitasi

MUI Gandeng Koperasi Syariah Tindaklanjuti Fatwa Ziswaf untuk Sarana Sanitasi

Aliran Sesat Muncul Dipicu Kebebasan Berpendapat

Aliran Sesat Muncul Dipicu Kebebasan Berpendapat

Panitia: Malam Puncak Miss World Tetap Digelar di Sentul

Panitia: Malam Puncak Miss World Tetap Digelar di Sentul

Baca Juga

Berita Lainnya