Senin, 29 November 2021 / 23 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Adara Relief Kecam RUU Pelarangan Adzan oleh Israel di Palestina

istimewa
Ketua Adara Relief International, Nurjanah Hulwani, bersama anak-anak Palestina di kamp pengungsian Libanon.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Adara Relief International mengecam pemerintah zionis Israel yang menyetujui RUU Pelarangan Kumandang Adzan di wilayah Palestina.

Pemerintah zionis Israel telah menyerahkan RUU Pelarangan Kumandang Adzan kepada parlemen Israel, Knesset, pada Rabu (08/03/2017) untuk dibahas menjadi UU.

Ketua Adara Relief, Nurjanah Hulwani mengatakan, mengumandangkan adzan adalah bagian dari aqidah dan keimanan kaum Muslimin Palestina yang harus dihormati. Serta, tidak boleh dibatasi oleh peraturan pemerintah penjajahan zionis Israel.

Baca: PM Israel Sebut Suara Adzan di Palestina Bikin Gaduh

“Melarang adzan di Masjid Al-Aqsha sama dengan melarang adzan di Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, karena ketiganya adalah masjid seluruh umat Islam di dunia,” ujarnya dalam pernyataannya diterima hidayatullah.com di Jakarta, Selasa (14/03/2017).

Nurjanah menegaskan, pihaknya mengutuk dan menentang RUU tersebut karena hal itu merupakan bentuk penjajahan terhadap kebebasan beragama.

Baca:  Liga Arab dan Hamas Kecam RUU Israel yang Larang Adzan

Sikap itu, terangnya, juga sesuai dengan amanah kebangsaan yang tegas dinyatakan dalam Pembukaan UUD 1945, bahwa Indonesia menentang setiap bentuk penjajahan di muka bumi karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Karenanya, Nurjanah mengajak kaum Muslimin di Indonesia khususnya dan segenap bangsa Indonesia umumnya, untuk turut serta melakukan penentangan atas RUU menjadi UU Pelarangan Kumandang Adzan tersebut.

Penentangan itu, imbuhnya, sebagai bentuk kepedulian pada pelaksanaan hak asasi manusia (HAM).

Baca: Warga Palestina Melawan Keputusan RUU Larangan Adzan oleh Israel

RUU Pelarangan Kumandang Adzan Isya dan Subuh untuk dibahas oleh parlemen Israel, Knesset, sebagai UU yang menetapkan peraturan melarang dikumandangkannya adzan di Palestina, dari pukul 23.00 – 07.00 waktu setempat. RUU itu di antaranya berisi denda sebesar $ 1.300 – 2.600 bagi yang melanggar.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Segelintir Alumnusnya Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf, UI Tegaskan Netral

Segelintir Alumnusnya Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf, UI Tegaskan Netral

Mentor PII Abdul Qodir Djaelani Itu Telah Kembali

Mentor PII Abdul Qodir Djaelani Itu Telah Kembali

Indonesia jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Fatwa tahun 2014

Indonesia jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Fatwa tahun 2014

COVID 19 Palestina

Anggota DPR Nilai Pemerintah Kebobolan Masuknya Virus Corona

MUI Beri Apresiasi Sejumlah Acara Ramadhan di TV

MUI Beri Apresiasi Sejumlah Acara Ramadhan di TV

Baca Juga

Berita Lainnya