Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Nasional

HRS: Memilih Pemimpin Muslim Bagian dari Taqwa

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Pembina GNPF MUI Habib Rizieq Shihab di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) menyatakan, kunci perbaikan suatu negeri adalah iman dan taqwa para penduduk serta pemimpinnya.

Ia menjelaskan, termasuk bagian dari taqwa adalah dengan memimpin Muslim sesuai perintah al-Qur’an.

“Tapi memilihnya harus karena ridha Allah, karena taat. Jangan karena uang,” ujarnya dalam acara ‘Dzikir dan Shalawat Untuk Negeri’ di Masjid At-Tiin, Kompleks TMII, Jakarta, malam penghujung pekan kemarin.

Pilkada DKI 2017, PBNU: Wajib Pilih Pemimpin Muslim

Karenanya, ia mewanti-wanti agar tim calon gubernur Muslim jangan sekali-kali membeli suara rakyat.

“Siap berjuang dengan jujur dan adil karena Allah?!” ungkap Habib Rizieq kepada ratusan ribu jamaah yang hadir.

Ia mengungkapkan, sejatinya patut diragukan jika ada orang mengaku bertaqwa tapi memilih pemimpin kafir.

Terkait itu, Habib Rizieq membantah anggapan bahwa memilih pemimpin seagama adalah melanggar konstitusi.

Di Masjid Agung At-Tiin, Jakarta Didoakan Dipimpin Gubernur Beriman

Ia menegaskan, dasar negara Indonesia adalah Pancasila dan landasan konstitusionalnya adaah UUD 1945. Dan di pasal 28 serta pasal 29 ayat 2 dijelaskan bahwa siapapun berhak untuk memilih dan menjalankan ajaran agamanya.

“Karenanya, kalau ada yang mengatakan memilih pemimpin seagama itu melanggar konstitusi, itu namanya gagal paham,” ungkapnya Ketua Dewan Pembina GNPF MUI ini.

Habib Rizieq menyatakan, apa yang ia sampaikan sesuai dengan konstitusi, dan juga sebagai dakwah mensyiarkan perintah Allah Subhanahu Wata’ala. Sehingga, kata dia, dalam urusan seperti ini ia tidak bisa dihentikan.

Di Masjid Agung At-Tiin, Jakarta Didoakan Dipimpin Gubernur Beriman

“Tidak boleh aqidah kita jual. Walaupun risikonya diteror bahkan harus dibunuh. Ini masalah yang haq dan bathil, tidak bisa ditolerir,” tandasnya.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Larangan Pengeras Suara Masjid Dinilai akan Kontraproduktif

Larangan Pengeras Suara Masjid Dinilai akan Kontraproduktif

Muhammadiyah: Israel Langgar Hukum Kemanusiaan Internasional

Muhammadiyah: Israel Langgar Hukum Kemanusiaan Internasional

AMM Kauman Gelar “Anak Sholeh Anti Kebohongan”

AMM Kauman Gelar “Anak Sholeh Anti Kebohongan”

Hidayatullah Kaltim Tak Mengenal Pengangguran

Hidayatullah Kaltim Tak Mengenal Pengangguran

Menag: Pada Dasarnya Agama Anjurkan Monogami, Poligami Harus Izin Istri

Menag: Pada Dasarnya Agama Anjurkan Monogami, Poligami Harus Izin Istri

Baca Juga

Berita Lainnya