Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Gandeng Ormas Islam, KPSN 212 Bertekad Wujudkan ‘1 Pengusaha 1 Keluarga’

hidayatullah
Pembukaan Rakornas Ekonomi Hidayatullah di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (10/03/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Koperasi Primer Syariah Nasional (KPSN) 212 bertekad mewujudkan gerakan melahirkan pengusaha dari setiap keluarga. Hal itu disampaikan Ketua I KPSN 212, Valentino Dinsi, pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ekonomi Hidayatullah.

Berlangsung di Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya, Jawa Timur, Rakornas Ekonomi bertema “Mensinergikan Potensi Menuju Kemandirian Ekonomi” ini berlangsung pada Jumat-Ahad (10-12/03/2017), diikuti tak kurang dari 250 dai pengusaha dari berbagai wilayah se-Nusantara.

GNPF-MUI: ‘Koperasi Syariah 212’ Dari Umat untuk Umat

Ormas Islam tersebut menjalin kerja sama dengan KPSN 212 untuk mengembangkan bisnis ritail di berbagai wilayah se-Indonesia.

“Melalui kerja sama dengan Hidayatullah, Koperasi Syariah 212 bertekad mewujudkan gerakan satu keluarga satu pengusaha,” ujar Valentino yang juga pengusaha dan dikenal sebagai mentor di bidang kewirausahaan.

Sementara, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat ormas itu, Nashirul Haq, mengatakan, sebagai elemen bangsa, ormas tersebut harus menjadi bagian kekuatan ekonomi. Sebab, ini merupakan pilar perjuangan. Caranya, lembaganya selalu mendorong dai-dainya untuk menjadi dai pengusaha.

“Kemandirian bangsa akan sempurna bila dikuatkan dengan kemandirian ekonomi,” ujarnya saat membuka Rakornas Ekonomi itu.

Lanjutkan Semangat 212, Jamaah Masjid Al-Hikmah Tangerang Buka Muslim Market

Diketahui, selaku lembaga kader yang bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah, dan jaringan pondok pesantren se-Nusantara, ormas tersebut juga berkiprah di bidang ekonomi untuk menguatkan kemandirian bangsa. Bisnis yang sudah digeluti dan berjalan meliputi jaringan retail, media, properti, jasa keuangan syariah, perdagangan, manufaktur, garmen, food & beverage, dan lain-lain.

Untuk menguatkan para kader dai yang berkiprah di bidang bisnis, ormas ini telah menjalin kerja sama dengan Bank Muamalat, berupa modal kerja sebesar Rp 500 miliar.

Realisasi dari Bank Muamalat

Pada Rakornas Ekonomi itu, dilakukan penyerahan modal kerja sebesar Rp 30 miliar yang dilakukan oleh Direktur Korporat Bank Muamalat, Indra Sugiarto, kepada Ketua Bidang Ekonomi DPP ormas itu, Asih Subagyo.

“Ini merupakan tahap awal yang sudah direalisasikan Bank Muamalat kepada Hidayatullah,” ujar Indra Sugiarto.

Bank Muamalat-DPP Hidayatullah Teken MoU Kerja Sama Strategis

Sedangkan, Presiden Indonesian Islamic Business Forum (IIBF), Heppy Trenggono, melalui acara itu mengajak umat Islam untuk menggalakkan gerakan Beli Indonesia dan Bela Indonesia.

“Saya yakin bersama jaringan Hidayatullah di seluruh wilayah Nusantara dan militansi kader-kadernya, gerakan Beli Indonesia dan Bela Indonesia akan menjadi gerakan yang kuat dan membebaskan Indonesia dari penjajahan ekonomi,” ujar dengan mantap.

Dalam Rakornas Ekonomi ini, dilakukan pengukuhan Asosiasi Pengusaha Hidayatullah (Aphida) sebagai wadah kader ormas itu yang menjadi pelaku ekonomi.*

Rep: Ahmad
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

LDII Bantah Telah Rencanakan Serangan

LDII Bantah Telah Rencanakan Serangan

MUI Jabar Himbau Umat Islam Waspadai Ajaran Baha’i

MUI Jabar Himbau Umat Islam Waspadai Ajaran Baha’i

PP Asy-Syafi’iyyah Kedungwungu Merapat ke Prabowo

PP Asy-Syafi’iyyah Kedungwungu Merapat ke Prabowo

Fatwa MUI Tarakan: Haram Merayakan Valentine’s Day

Fatwa MUI Tarakan: Haram Merayakan Valentine’s Day

M Jazir ASP: Ada Skenario Intelijen Asing dalam Kasus Bom Bali

M Jazir ASP: Ada Skenario Intelijen Asing dalam Kasus Bom Bali

Baca Juga

Berita Lainnya