Setahun Kematian Siyono

Densus 88 Diduga Suap Istri Siyono Rp 100 Juta, KPK Ditagih Usut Tuntas

“(Uang) dugaan suap sebesar Rp 100 juta sudah kita serahkan kepada KPK untuk diusut,” ujar Dahnil.

Densus 88 Diduga Suap Istri Siyono Rp 100 Juta, KPK Ditagih Usut Tuntas
muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Gedung KPK di Jalan Rasuna Said Kavling C1, Jakarta Selatan.

Terkait

Hidayatullah.com– Meski telah lewat setahun, kasus kematian Siyono yang tewas di tangan Detasemen Khusus (Densus) 88 (Anti Teror) dinilai belum tuntas secara hukum.

Salah satunya, kata Dahnil A Simanjuntak (Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah), adalah proses hukum atas pemberian uang tunai Rp 100 juta diduga suap dari pihak Densus 88 kepada istri Siyono, Suratmi, pasca merebaknya kasus itu.

“(Uang) dugaan suap sebesar Rp 100 juta sudah kita serahkan kepada KPK untuk diusut,” ujar Dahnil di Jepang kepada hidayatullah.com melalui keterangan tertulisnya, Kamis (09/03/2017).

Ketum Pemuda Muhammadiyah: Kasus Kematian Siyono belum Tuntas

Diketahui, Suratmi menolak uang tersebut, yang kemudian diserahkan kepada KPK untuk diproses secara hukum.

Dahnil mengatakan, pihaknya akan terus mengawal proses hukum kasus kematian Siyono, termasuk soal uang pemberian Densus 88 yang diduga suap itu.

“Akan segera kita tagih penyelesaiannya, untuk mengungkap siapa pemain rente terorisme selama ini di Indonesia dan (untuk) melawan rancang besar stigmatisasi Terorisme terhadap Islam,” ungkapnya.

Setahun Kematian Siyono, Dahnil Simanjuntak Kritisi Densus 88

Kata Dahnil, Kasus Siyono belum tuntas secara hukum.

Meskipun, fakta melalui autopsi telah Komnas HAM, Muhammadiyah, dan Pemuda Muhammadiyah ungkap. “Dimana semua yang disebutkan oleh Polisi dan Densus 88 terkait dengan penyebab kematian Siyono semuanya tidak benar,” kata dia.

“Proses hukum pidana terus akan kita tagih,” lanjutnya.

Autopsi Siyono: Antara Kontraksi Polri dan BNPT

Diketahui, Siyono, warga Dusun Brengkungan, Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Klaten, Jawa Tengah, tewas usai dibawa aparat Densus 88, Selasa (08/03/2016).

Warga Muhammadiyah Klaten ini awalnya sehat tanpa sakit tanpa luka. Korban dijemput Densus 88 setelah shalat maghrib di masjid dekat rumahnya. Siyono kemudian telah dinyatakan tewas oleh kepolisian saat pemeriksaan pada Jumat (11/03/2016).*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !