Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Soal Pengunjung Sidang Ahok, Pelapor: Mesti Ada Manajemen yang Bagus

SKR
Suasana sidang ke-12 kasus Ahok di Auditorium Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (28/02/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pelapor kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjajaha Purnama (Ahok) dari pihak Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) menyayangkan sempat tidak diizinkannya sejumlah pelapor memasuki ruang sidang lanjutan kasus Ahok, Selasa (28/02/2017).

“Kami sangat menyayangkan sikap aparat,” ujar Pedri Kasman mewakili AMM kepada hidayatullah.com di luar Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, sebagai ruang sidang kemarin.

“Semestinya, ada manajemen yang bagus dalam menentukan siapa yang berhak ada di ruang sidang,” lanjutnya.

Baca: Saat Kesaksian HRS, Advokat GNPF dan Pelapor tak Diizinkan Masuk Ruang Sidang Ahok

Ia mengatakan, pelapor adalah orang yang berkepentingan dengan agenda sidang pembuktian dari laporannya.

“Semestinya pelapor diprioritaskan ada di ruang sidang, sama dengan pihak terdakwa yang merupakan pihak terkait,” ungkapnya.

Diberitakan media ini sebelumnya, sidang lanjutan ke-12 kasus Ahok kemarin menyisakan kekecewaan tersendiri bagi sejumlah advokat dan pelapor, termasuk Tim Advokasi GNPF MUI.

Pasalnya, mereka tidak diizinkan masuk ke ruang persidangan kasus Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan saat agenda kesaksian ahli agama Habib Rizieq Shihab. “Alasannya ruang sidang penuh,” ujar Aghil, advokat dari GNPF.

Baca: Dalam Persidangan, Habib Rizieq Sebut 6 Ungkapan Salah Dilontarkan Ahok di Kepulauan Seribu

Pihak pelapor dari AMM Pedri Kasman mengaku juga mengalami perlakuan serupa. “Pelapor tak bisa masuk ruang sidang Ahok,” ujar Pedri di kompleks sekitar Auditorium Kementan.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Munas XIII Tetapkan Presidium BMOIWI Periode 2018 – 2023

Munas XIII Tetapkan Presidium BMOIWI Periode 2018 – 2023

Din Syamsuddin: Ekspektasi Masyarakat pada MUI Sangat Tinggi

Din Syamsuddin: Ekspektasi Masyarakat pada MUI Sangat Tinggi

PKS Kawal Isu Produk Halal dan Pengelolaan Umrah pada RUU Ciptaker

PKS Kawal Isu Produk Halal dan Pengelolaan Umrah pada RUU Ciptaker

Dilanda Banjir, Desa di Konut “Hilang”, Tersisa 1 Masjid 8 Rumah

Dilanda Banjir, Desa di Konut “Hilang”, Tersisa 1 Masjid 8 Rumah

Partai Islam Bersuara Kecil Siap Gabung

Partai Islam Bersuara Kecil Siap Gabung

Baca Juga

Berita Lainnya