Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Komnas HAM: Wacana Standardisasi Khatib Jangan Sampai Diskriminatif

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Standardisasi khatib yang diwacanakan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendapat sorotan pula dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.

Menurut Komisioner Komnas HAM RI Maneger Nasution, pemerintah sebaiknya menjelaskan ke publik secara terbuka tentang tujuan sesungguhnya dari kebijakan tersebut.

“Agar publik mendapat informasi yang memadai soal rencana tersebut,” ujarnya dalam pernyataan tertulis diterima hidayatullah.com Jakarta, Senin (13/02/2017).

Mempersempit Gerak Khatib di Era Orde Baru

Pemerintah, menurut Komnas HAM, sebaiknya memastikan bahwa kebijakan tersebut tidak diskriminatif.

“Apakah sertifikasi dan standarisasi tersebut hanya terhadap tokoh-tokoh agama tertentu?

Apakah hal yang sama terjadi juga terhadap Pastur [Katholik], Pendeta [Kristen], Bhiksu/Biksu [Buddha], Pendeta [Hindu], Kongchu [Kong Hu Chu]? Ini harus dijelaskan ke publik,” ujar Maneger.

Ini 3 Syarat dari MUI Pusat Tanggapi Wacana Sertifikasi Khatib

Selain itu, imbuhnya, Kementerian Agama sebaiknya juga memberikan jaminan bahwa kebijakan tersebut tidak memunculkan masalah baru dan keresahan publik.

Komnas HAM menyatakan, wacana standardisasi atau sertifikasi khatib tersebut sudah direspon oleh publik.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, misalnya, kata dia,  berpandangan tidak perlu adanya standardisasi maupun sertifikasi khatib atau muballigh, lebih-lebih ulama. Biarkan itu tumbuh secara kultural.

Menag Bilang tak Ada Sertifikasi Khatib, tapi Standardisasi

Sebelumnya, Menag Lukman mengklaim bukan sertifikasi khatib yang diwacanakan, melainkan standardisasi khatib.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

sobri lubis al-qur'an

Kini Bebas, Sobri Lubis dan Eks Pengurus FPI Lain Ajarkan Al-Qur’an Semasa di Penjara

Kampus Islam Harus Lahirkan Cendekiawan Muslim  yang Beri Sumbangsih Islamisasi Politik

Kampus Islam Harus Lahirkan Cendekiawan Muslim yang Beri Sumbangsih Islamisasi Politik

MIUMI Serahkan Berkas Penolakan Masyarakat terhadap RUU-KKG

MIUMI Serahkan Berkas Penolakan Masyarakat terhadap RUU-KKG

IMM Jateng Kecam Keras ‘Kriminalisasi’ atas Kadernya

IMM Jateng Kecam Keras ‘Kriminalisasi’ atas Kadernya

Bicara di Puncak Acara HAS, Ketum PKB Tak Sebut Agama dan Seks Bebas

Bicara di Puncak Acara HAS, Ketum PKB Tak Sebut Agama dan Seks Bebas

Baca Juga

Berita Lainnya