Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kesal dengan Pemberitaan yang Dinilai Merugikan, Massa 112 Usir Kompas TV dari Istiqlal

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sejak Jum’at sore (10/02/2017), massa dari berbagai daerah mulai memadati masjid Istiqlal Jakarta untuk mengikuti agenda Dzikir dan Tausyiah Nasional 112.

Namun sempat terjadi keributan kecil selepas waktu Isya. Keriuhan itu disebabkan massa yang tidak terima dengan keberadaan salah satu media massa televisi yang hendak meliput.

Salah seorang saksi mata yang berada di tempat kejadian, Nanang Maulana mengatakan, massa merasa kesal dengan televisi tersebut karena dinilai kerap menyudutkan dan tidak adil dalam pemberitaannya terhadap umat Islam.

Ia menceritakan, saat mobil pemancar Kompas TV memasuki halaman masjid disambut dengan riak-riak teriakan yang meminta agar mobil tersebut keluar.

“Massa akhirnya tersulut, akhirnya kita sampaikan untuk tetap jaga akhlaq. Tetapi karena jumlahnya banyak sulit juga,” kata Nanang kepada hidayatullah.com.

Pria asal Citeureup, Bogor ini menambahkan, saat kejadian ada massa yang tersulut sebagian melemparkan botol air kemasan ke arah mobil televisi tersebut.

“Ini sampai pada basah kita,” ucapnya.

Massa, terang Nanang, mendesak agar televisi tersebut meninggalkan area masjid yang diiringi teriakan “Dasar tipu … tipu”.

Akhirnya, mobil tersebut meninggalkan area komplek masjid Istiqlal setelah terus didesak oleh massa yang menolak kehadiran televisi tersebut.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Sosiolog Dukung Perluasan Makna Zina, Hukum Buatan Penjajah Dinilah Rusak Bangsa Indonesia

Sosiolog Dukung Perluasan Makna Zina, Hukum Buatan Penjajah Dinilah Rusak Bangsa Indonesia

Lahir 1 Juni, Fadli Zon Gelar “Tadarus Puisi Ramadhan”

Lahir 1 Juni, Fadli Zon Gelar “Tadarus Puisi Ramadhan”

Pansus RUU Terorisme: Definisi “Teroris” Perlu

Pansus RUU Terorisme: Definisi “Teroris” Perlu

Aksi Massa Bakar Bendera AS-Israel dan “Trump” depan Kedubes

Aksi Massa Bakar Bendera AS-Israel dan “Trump” depan Kedubes

Komisi VIII: Banyak Hal Yang Harus Direvisi Dalam RUU PHU

Komisi VIII: Banyak Hal Yang Harus Direvisi Dalam RUU PHU

Baca Juga

Berita Lainnya