Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Bachtiar Nasir Penuhi Panggilan Bareskrim Terkait Tuduhan TPPU

rifa'i fadhly/hidayatullah.com
Ustadz Bachtiar Nasir penuhi panggilan Bareskrim di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (10/02/2017) terkait tuduhan pencucian uang.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI KH Bachtiar Nasir mendatangi Mabes Polri di Jakarta guna memenuhi panggilan Bareskrim terkait dengan tuduhan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Ustadz Bachtiar, sapaannya, hadir pukul 10.00 WIB, Jumat (10/02/2017) dengan didampingi pengacaranya Dr Kapitra Ampera.

Kapolri Diminta Hentikan Praktik Penistaan dan ‘Kriminalisasi’ Ulama oleh Siapapun

“Kita ke Bareskrim datang sebagai saksi, hari ini sesuai janji saya bahwa ketika panggilan pertama saya tidak bisa menghadiri karena ada administrasi yang belum selesai, hari ini kami pun memenuhi panggilan untuk pemeriksaan di Bareskrim,” ujar Bachtiar kepada wartawan.

‘Kriminalisasi Ulama’ harus Bangkitkan Puncak Kesadaran Umat

Bachtiar yang  juga Pimpinan AQL Center menegaskan, tidak benar apa yang dituduhkan bahwa dirinya melakukan pencucian uang atas dana bantuan yang diberikan oleh umat Islam kepada GNPF MUI.

Menurutnya, umat Islam di Indonesia mempunyai semangat bersedekah dan berjuang membela agama yang tinggi. Sehingga tak heran jika banyak masyarakat yang menyumbangkan hartanya untuk Aksi Bela Islam selama ini.

Soal Dana Aksi Bela Islam II, GNPF-MUI Mengaku Dipelintir Kaum Liberal

“Jadi framenya jangan dilihat semata-mata hanya uang, ini umat Islam berorientasi untuk akhritat,” jelasnya.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Muhamadiyah Tetapkan Puasa 22 Agustus 2009

Muhamadiyah Tetapkan Puasa 22 Agustus 2009

Pemko Padang Larang Perayaan Valentine

Pemko Padang Larang Perayaan Valentine

MUI Kecam Aparat Melakukan Sweeping Jamaah Tabligh

MUI Kecam Aparat Melakukan Sweeping Jamaah Tabligh

Myanmar, Contohlah Indonesia!

Myanmar, Contohlah Indonesia!

Umat Katolik Disarankan Tak Tergantung SKB Menteri

Umat Katolik Disarankan Tak Tergantung SKB Menteri

Baca Juga

Berita Lainnya