Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kemenag Tegaskan Info Tunjangan Khatib Berita Palsu

Ahmad Damanik/hidayatullah.com
Dai asli Papua, M Zaaf Fadzlan Garamatan sebagai khatib Shalat Idul Adha
Bagikan:

Hidayatullah.com–Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama Mastuki mengatakan info sertifikasi khatib Jumat, termasuk tunjangannya, yang viral melalui media sosial adalah berita bohong atau hoax.

“Saya pastikan info sertifikasi khatib yang viral di media sosial adalah info bohong atau hoax,” katanya dikutip laman Antaranews.

Dia mengatakan Kementerian Agama tidak akan melakukan sertifikasi khatib dan mengintervensi materi khutbah. Sertifikasi khatib Jumat sendiri merupakan masukan dari masyarakat yang saat ini masih dikaji.

Mempersempit Gerak Khatib di Era Orde Baru

Standardisasi, kata Mastuki, adalah memberikan kriteria kualifikasi atau kompetensi minimal yang harus dimiliki oleh seorang khatib Jumat agar ceramah disampaikan oleh ahlinya serta sesuai dengan syarat dan rukunnya.

Pada praktiknya, lanjut dia, standardisasi tidak akan dirumuskan Kementerian Agama karena hal itu menjadi domain ulama.

Ini 3 Syarat dari MUI Pusat Tanggapi Wacana Sertifikasi Khatib

“Hanya ulamalah yang memiliki otoritas, kewenangan, memberikan standar, batasan kompetensi seperti apa yang harus dipenuhi oleh seorang khatib dalam menyampaikan khutbah Jumat. Kemenag hanya sebagai fasilitator,” katanya.

Dia mengatakan saat ini Kementerian Agama masih menjaring aspirasi dan masukan dari masyarakat. Akhir Januari, Kemenag telah mengundang para tokoh dari MUI, NU, Muhammadiyah, ormas Islam dan beberapa fakultas dakwah untuk duduk bersama menyerap aspirasi.*

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Lemahnya Pengawasan, Sebabkan Perjudian Marak di Medan

Lemahnya Pengawasan, Sebabkan Perjudian Marak di Medan

Prabowo Melihat Gelora Semangat Perubahan dari Masyarakat

Prabowo Melihat Gelora Semangat Perubahan dari Masyarakat

LPPOM Sambut Baik Ide Jokowi Warteg Bersertifikasi Halal

LPPOM Sambut Baik Ide Jokowi Warteg Bersertifikasi Halal

50 Persen Dosen di Indonesia Belum S2

50 Persen Dosen di Indonesia Belum S2

Senator DPD RI: Perkataan Mendagri Soal Perda Syariat Hanya Permainan Kata

Senator DPD RI: Perkataan Mendagri Soal Perda Syariat Hanya Permainan Kata

Baca Juga

Berita Lainnya