Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kapolri Diminta Hentikan Praktik Penistaan dan ‘Kriminalisasi’ Ulama oleh Siapapun

taufiqurokhman.com
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sehubungan dengan sikap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan pengacaranya terhadap Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian diminta untuk mengambil langkah-langkah strategis menyikapinya.

Demikian disampaikan Ulama Pengasuh Pesantren Madura dan Tapal Kuda Jawa Timur (Jatim) dalam surat yang ditujukan kepada Kapolri melalui Kapolda Jatim ditandangani di Madura, Jatim, baru-baru ini.

FSLDK Indonesia Kecam Tindakan Tak Beradab dan Upaya Kriminalisasi Terhadap Ulama

“Agar (Kapolri) mengambil langkah-langkah strategis untuk menghentikan praktik penistaan, pendiskreditan, adu domba, fitnah dan kriminalisasi terhadap ulama dan tokoh agama yang dilakukan oleh siapapun,” bunyi di antara permintaan tersebut.

Surat itu ditandatangani oleh KH M Rofi’ie Baidlowie (Koordinator BASSRA), KH Ali Karrar Shinhaji (Koordinator AUMA), KH Hasan Abd Jalal (Koordinator AUTADA), dan KH Lailurrahman (Koordinator HP3M), Jumat (03/02/2017).

‘Kriminalisasi Ulama’ harus Bangkitkan Puncak Kesadaran Umat

Kemudian, Ulama Madura dan Tapal Kuda Jatim mendesak aparat hukum dan kepolisian untuk melakukan tindakan preventif dan proaktif terhadap pelaku yang bersangkutan.

“Agar di kemudian hari tidak terulang kembali kasus yang serupa oleh siapapun terhadap para ulama dan tokoh agama,” sebutnya.

Praktif-praktif negatif yang disebutkan tersebut, jelas para ulama tersebut, dapat mencederai kehormatan, martabat, dan rasa keadilan umat Islam.

Selain itu, mereka juga meminta Kapolri agar segera menahan terdakwa penistaan agama, Ahok. “Karena terbukti berulangkali mengulangi pelanggarannya,” sebutnya, “sekalipun yang bersangkutan telah meminta maaf.”

Bela KH Ma’ruf, Ulama Madura dan Tapal Kuda Jatim Desak Kapolri Tahan Ahok

Mereka menilai, sikap Ahok dan pengacaranya pada sidang kedelapan kasus Ahok, Selasa (31/01/2017) lalu, merupakan tindakan yang tidak beradab.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

93 WNI Tertahan di Wuhan, KBRI Beijing: Kami Tak Akan Tinggalkan Mereka

93 WNI Tertahan di Wuhan, KBRI Beijing: Kami Tak Akan Tinggalkan Mereka

LPPOM MUI Ajak Generasi Milenial Konsumsi yang Halal-Thayyib

LPPOM MUI Ajak Generasi Milenial Konsumsi yang Halal-Thayyib

BWI: Agar Tak Disita Bank, Tanah Masjid Harus Bersertifikat Wakaf

BWI: Agar Tak Disita Bank, Tanah Masjid Harus Bersertifikat Wakaf

Indonesia Juara II-III Turnamen Dunia Panahan Tradisional di Hungaria

Indonesia Juara II-III Turnamen Dunia Panahan Tradisional di Hungaria

Ahmadiyah Tuduh  Fatwa MUI Pemicu Konflik dan Kekerasan

Ahmadiyah Tuduh Fatwa MUI Pemicu Konflik dan Kekerasan

Baca Juga

Berita Lainnya