Ahad, 28 Maret 2021 / 14 Sya'ban 1442 H

Nasional

Hoax Muncul Akibat Hilangnya Kredibelitas terhadap Media Mainstream

Diskusi bertema 'Menuju Media Sosial yang Memberdayakan, Mungkinkah?' di Habibie Center, Jakarta, Selasa (31/01/2017)
Bagikan:

Hidayatullah.com – Associate Fellow The Habibie Center, Rudi Iskandar mengatakan, sosial media hari ini tidak saja menjadi wadah berkomunikasi tapi juga pasar gagasan atau kasarnya adalah perang naratif.

Karenanya, kata dia, tak heran banyak konten hoax yang muncul dan disebarkan melalui media sosial.

Rudi menjelaskan, hoax sendiri memiliki berbagai latarbelakang. Diantaranya dilakukan untuk melemahkan orang yang berseberangan.

Barcode Media Dinilai Bukan Solusi Tangkal Hoax

“Tapi hoax juga bisa diciptakan oleh orang-orang yang ingin menjadi terkenal atau memperoleh pemasukan,” ujarnya dalam diskusi bertema ‘Menuju Media Sosial yang Memberdayakan, Mungkinkah?’ di Habibie Center, Jakarta, Selasa (31/01/2017).

Ia menambahkan, hoax juga muncul akibat dari hilangnya kredibelitas dan kepercayaan masyarakat terhadap media mainstream, yang memungkinkan pembaca untuk mencari alternatif.

Hoax, terang Rudi, juga bisa menimpa siapa saja. Bahkan pihak pers gedung putih dalam twitternya belum lama ini meretweet berita dari sebuah majalah satir.

Rocky Gerung Sebut Pembuat Berita Hoax Terbaik adalah Penguasa

“Tidak hanya orang kita tapi pejabat gedung putih juga melakukan hal yang sama,” ungkapnya.

Untuk itu, Rudi menghimbau, agar setiap orang bisa berupaya menanggulamgi hoax mulai dari diri sendiri dan orang terdekat.

“Karena ini berpotensi sekali kita mengajari tanpa harus mereka merasa tersinggung,” tandasnya.

Selain itu, sambungnya, upaya untuk mendidik generai muda khususnya dalam literasi media harus mendapat dukungan pemerintah. Meskipun tidak sepenuhnya bisa bersandar pada pemerintah, pihak diluar itu harapannya juga bisa berkontribusi.

“Dan harus didukung oleh kita semua,” pungkas Rudi.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Abubakar Ba’asyir: DI/TII Bukan Teror

Abubakar Ba’asyir: DI/TII Bukan Teror

AS Keluar dari Dewan HAM PBB, Indonesia Bisa Tingkatkan Peran Global

AS Keluar dari Dewan HAM PBB, Indonesia Bisa Tingkatkan Peran Global

Menteri Pariwisata Luncurkan Positioning Banda Aceh Sebagai Pusat Wisata Islami Dunia

Menteri Pariwisata Luncurkan Positioning Banda Aceh Sebagai Pusat Wisata Islami Dunia

Unicef Dirikan 23 Tenda Sekolah Pengungsi Merapi

Unicef Dirikan 23 Tenda Sekolah Pengungsi Merapi

PBNU Dukung Usulan Presiden tentang Protokol Antipenistaan Agama

PBNU Dukung Usulan Presiden tentang Protokol Antipenistaan Agama

Baca Juga

Berita Lainnya