Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Nasional

SBY: Tak Ada Pembicaraan dengan KH Ma’ruf untuk Menekan Sikap MUI atas Ahok

Rangga Pandu Asmara Jingga/ANTARA
Presiden RI keenam sekaligus Ketum Partai Demokrat, SBY, dalam konferensi pers di DPP Demokrat, Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (01/02/2017) terkait kasus Ahok.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Presiden RI ke-6 yang juga Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menanggapi pernyataan terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang mengait-ngaitkan SBY dengan Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin pada sidang Ahok kemarin.

SBY menjelaskan, pada tanggal 7 Oktober 2016 lalu, sebagaimana yang disangkakan Ahok, memang ada pertemuan antara Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni dengan pengurus PBNU.

GP Anshor Tak Akan Tinggal Diam untuk Bela Kiai Ma’ruf

Namun, SBY menegaskan, pertemuan itu dalam rangka memohon doa restu dan nasihat untuk pasangan Agus-Silvy yang saat itu akan maju dalam gelaran Pilkada DKI Jakarta 2017. SBY tidak ikut pada pertemuan itu.

“Pertemuan itu tidak ada kaitannya dengan Ahok atau MUI termasuk dengan tugas-tugas fatwa,” ujar SBY di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (01/02/2017) petang.

Sedangkan, tambah SBY, pembicaraan via telepon antara dia dengan Kiai Ma’ruf –seperti disebut Ahok sebelumnya– hanya sebatas tukar pikiran berkaitan dengan dinamika dunia Islam.

Dan pembicaraan itu, terang SBY, dilakukan melalui sambungan staf Kiai Ma’ruf.

Bela Kiai Ma’ruf, Ustadz Arifin Ilham: Ahok Peleceh Ulama tak Pantas Jadi Pemimpin

Soal Dugaan Penyadapan Ilegal

SBY mengungkapkan, bahwa terkait tuduhan adanya pesanan fatwa, hal itu bisa ditanyakan langsung kepada MUI.

“MUI itu majelis, memang ada ketuanya. Tapi segala sesuatunya dimusyawarahkan. Apa pendapat keagamaan MUI di bawah tekanan SBY atau siapapun, tanyakan saja,” ungkapnya dalam konferensi pers yang disiarkan langsung stasiun televisi itu.

Berkenaan dengan pernyataan Ahok yang menyebut mengetahui percakapan SBY dengan Kiai Ma’ruf, SBY menyatakan, kalau terjadi penyadapan ilegal, hal itu merupakan suatu kejahatan.

“Sebuah kejahatan karena itu adalah penyadapan ilegal. Saya hanya mohon hukum ditegakkan,” tandasnya.

SBY Dituding Aktor 411, Fahri Hamzah: Itu Sudah Basi

Pada sidang kedelapan kasusnya di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (31/01/2017), Ahok mengaku mengetahui adanya percakapan telepon antara Kiai Ma’ruf dengan SBY pada tanggal 6 Oktober lalu.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Muslimin Filipina Diajak Mencontoh Dayah Tradisional Aceh

Muslimin Filipina Diajak Mencontoh Dayah Tradisional Aceh

Wacana Kemenag, Buku Nikah Disederhanakan Jadi seperti KTP

Wacana Kemenag, Buku Nikah Disederhanakan Jadi seperti KTP

KWPSI Diharap jadi Benteng Syari’at Islam di Aceh

KWPSI Diharap jadi Benteng Syari’at Islam di Aceh

Bimas Islam: Gratis, Ganti Buku Nikah yang Hilang/Rusak karena Banjir

Bimas Islam: Gratis, Ganti Buku Nikah yang Hilang/Rusak karena Banjir

Ganti Kata “Asas Tunggal” di RUU Ormas, Pansus akan Maju Paripurna

Ganti Kata “Asas Tunggal” di RUU Ormas, Pansus akan Maju Paripurna

Baca Juga

Berita Lainnya