Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Nilai Ahok dan Pengacara Lecehkan Kiai Ma’ruf, Pelajar NU Siap Jihad

ilustrasi: Santri NU
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) Asep Irfan Mujahid menyayangkan ucapan dan perlakuan Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaya Purnama serta pengacaranya terhadap Rais Am PBNU KH Ma’ruf Amin saat bertindak sebagai saksi di persidangan ke-8 dengan terdakwa Basuki Tjahaya Purnama.

“Ahok telah menghina panutan tertinggi kami dengan menuduh kiai tidak objektif dan disertai ancaman”, ujar Asep saat Harlah NU ke-91 di kantor PBNU Jalan Kramat Raya, Jakarta, Selasa (31/01/2017) dikutip laman resmi www.ipnu.or.id.

Putri Gus Dur Minta Ahok Urungkan Niat Perkarakan Kiai Mar’uf Amin

Untuk itu, Pimpinan Pusat IPNU menuntut Ahok dan pengacaranya mohon maaf kepada Rais Am PBNU dan seluruh warga NU.

“Saya melihat sikap dan perlakuan Ahok dan tim pengacara Ahok terhadap Kiai Makruf Amin sebagai Rais Am PBNU di persidangan sangat kasar, sarkastik, melecehkan, dan menghina marwah NU. Apalagi pengacara intimidatif. Kami tidak terima,” ucap pria asal Ciamis itu.

Ketua MUI Tegaskan Ahok Telah Menghina Al-Quran dan Ulama

PP IPNU mengecam ucapan Ahok yang melecehkan Kiai Makruf dengan menyatakan beliau tidak pantas menjadi saksi karena tidak objektif. Dia juga bahkan menuduh kiai bohong dan mengancam kiai.

PP IPNU akan mengadakan konsolidasi dengan seluruh kader muda dan pelajar NU, termasuk Banser.

“Kami hormat pada ulama kami. Kami akan buat perhitungan”, pungkasnya.*

Rep: Ahmad
Editor: Admin Hidcom

Bagikan:

Berita Terkait

Ketua DPRD Surabaya Punya Hobi Koleksi Mobil Mewah

Ketua DPRD Surabaya Punya Hobi Koleksi Mobil Mewah

Simposium Nasional Produk Halal Indonesia Lahirkan Konsorsium Peduli Halal

Simposium Nasional Produk Halal Indonesia Lahirkan Konsorsium Peduli Halal

Dude Herlino dan Teuku Wisnu tertarik Ikut Dakwah di Pedalaman

Dude Herlino dan Teuku Wisnu tertarik Ikut Dakwah di Pedalaman

Anggota Komisi I DPR: Apa Dasar Hukumnya Pemblokiran 19 Situs Itu?

Anggota Komisi I DPR: Apa Dasar Hukumnya Pemblokiran 19 Situs Itu?

Partisipasi Politik Umat Islam Kurang, Figur Pemimpin Islami Sulit Terwujud

Partisipasi Politik Umat Islam Kurang, Figur Pemimpin Islami Sulit Terwujud

Baca Juga

Berita Lainnya