Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Aksi Bela Ulama, Ribuan Umat Islam Kaltim Dukung FPI

fathurrahman
Ribuan umat Islam pada Aksi Bela Ulama dan Dukung FPI di depan Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin (30/01/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ribuan umat Islam dan masyarakat umum berbagai kalangan menggelar Aksi Bela Ulama dan Dukung FPI di depan kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda, Senin (30/01/2017).

Aksi damai di bawah koordinasi Aliansi Masyarakat Bhinneka Tunggal Ika dan Umat Islam Kaltim ini digelar juga untuk menunjukkan bahwa Islam merupakan agama yang rahmatan lil alamin.

Aksi ini digelar guna menjaga agar tidak terjadi konflik horizontal di Kaltim khususnya. Serta menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Aliansi Kerukunan Umat Kaltim: FPI Bagian dari Islam dan Indonesia

“FPI adalah saudara kami dan merupakan bagian dari kami,” seru aliansi itu dalam aksi tersebut sebagaimana pernyataan yang diterima hidayatullah.com.

Massa aksi tersebut juga menyatakan, FPI dan masyarakat Kaltim akan senantiasa menjaga keutuhan NKRI.

Save (selamatkan) FPI dan kami mendukung FPI untuk tidak dibubarkan,” seru aliansi itu.

Masyarakat Kaltim menyatakan mendukung keberadaan FPI di Samarinda dan Kaltim. [Foto: Fathurrahman]

Masyarakat Kaltim menyatakan mendukung keberadaan FPI di Samarinda dan Kaltim. [Foto: Fathurrahman]

Islam dan NKRI Kesatuan tak Terpisahkan, Tegas AKU Kaltim

Menjaga Kedamaian Kaltim

Ditegaskan, masyarakat Kaltim tidak menginginkan terjadinya perpecahan di antara sesama warga negara Indonesia.

“Tentunya kita menginginkan kedamaian, persaudaraan, dan ketenteraman satu sama lain,” sebutnya.

“Namun jika terdapat kelompok yang ingin memecah-belah persatuan kita, maka mari kita rapatkan barisan apapun sukumu, apapun agamamu, apapun golonganmu.

Sanjung Habib Rizieq, KH Arifin Ilham: Dakwah FPI Termulia

Kita adalah satu kesatuan yang tidak bisa diceraiberaikan oleh ideologi yang bertentangan dengan Pancasila,” lanjutnya.

Aksi tersebut diikuti berbagai kalangan dari 30-an ormas Islam, organisasi kepemudaan, ormas kedaerahan, dan sebagainya. Di antara agenda aksi ini adalah pengajian, pembacaan al-Qur’an, doa, dan lain-lain.

Waspadai Isu Penyerangan, Markas FPI Ramai-ramai Dijaga Warga Samarinda

Aksi damai itu digelar menyikapi unjuk rasa menolak FPI oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan masyarakat setempat. Unjuk rasa pada Rabu (25/01/2017) pekan lalu itu ditengarai menjadi pemicu suasana tidak kondusif yang sempat terjadi di Samarinda.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

MUI Ngaglik: Waspadai Organisasi Pemecah Belah Umat Islam dan Bangsa

MUI Ngaglik: Waspadai Organisasi Pemecah Belah Umat Islam dan Bangsa

Kemenag Bangun Lagi Ponpes di Perbatasan

Kemenag Bangun Lagi Ponpes di Perbatasan

Pemerintah Diminta Perhatian pada Para Penghafal al-Quran

Pemerintah Diminta Perhatian pada Para Penghafal al-Quran

PWNU Jateng: NU Tidak Kenal Tradisi Pembekuan

PWNU Jateng: NU Tidak Kenal Tradisi Pembekuan

Jalaluddin Rakhmat: Dulu KH Athian Adalah Sahabat Saya

Jalaluddin Rakhmat: Dulu KH Athian Adalah Sahabat Saya

Baca Juga

Berita Lainnya