Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Barcode Media Dinilai Bukan Solusi Tangkal Hoax

Logo Dewan Pers.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pegiat media Christian Ginting mengatakan, kebijakan pemerintah dan Dewan Pers untuk melakukan standardisasi media menggunakan barcode bukan langkah efektif memberantas hoax (berita palsu).

Ia mengungkapkan, alih-alih untuk mengatasi hoax yang dianggap banyak diproduksi media abal-abal, penggunaan barcode justru seolah ingin menyingkirkan media alternatif yang selama ini menjadi pembanding media mainstream.

Mulai Februari 2017, Pemerintah Mengaku akan Blokir Media yang tak Penuhi Syarat

“Seolah barcode menyingkirkan media-media yang tidak dikenal. Kalau tidak dikenal berarti hoax. Padahal tidak begitu,” ujarnya dalam diskusi bertema ‘Barcode Media, Bredel Gaya Baru?’ di Kantor YLBHI, Jakarta, Kamis (26/01/2017).

Bahkan, menurut Christian Ginting, justru media mainstream yang selama ini juga sering memproduksi berita bohong.

Dewan Pers: Penilaian Terhadap Situs Media Tidak Boleh Sepihak

“Media mainstream pasti lolos secara administratif verifikasi barcode. Tapi begitu kontennya bohong, nyatanya Dewan Pers tidak melakukan apa-apa. Ini yang menjadi ambigu,” jelasnya.

Ramainya Hoax Dinilai Karena Masyarakat Jengah dengan Pemberitaan Media

Karenanya, ia berkesimpulan, tidak perlu penggunaan barcode untuk media. Dikarenakan juga, kata dia, Dewan Pers sudah punya mekanisme sendiri untuk memverifikasi media.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Inilah Isi Surat Lengkap MUI kepada Syeikh Azhar

Inilah Isi Surat Lengkap MUI kepada Syeikh Azhar

Gubernur Jokowi Dinilai Lambat Tanggapi Anti Miras

Gubernur Jokowi Dinilai Lambat Tanggapi Anti Miras

Nelayan palestina gaza

IPW: Pembakaran Kapal Asing Pencuri Ikan Patut Didukung

Diskusi Quo Vadis Hukum Indonesia, Apa dan Bagaimana Solusinya?

Diskusi Quo Vadis Hukum Indonesia, Apa dan Bagaimana Solusinya?

Banjir Papua, 63 Orang Meninggal, Korban terus bertambah

Banjir Papua, 63 Orang Meninggal, Korban terus bertambah

Baca Juga

Berita Lainnya