Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

AMM Semakin Yakin Ahok Layak Dipidana dengan Ancaman 5 Tahun Penjara

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Poster tuntutan agar Ahok segera ditangkap oleh penegak hukum pada Aksi Bela Islam II di Jakarta, Jumat (04/11/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pelapor kasus penistaan agama dari pihak Angkatan Muda Muhammadiyah semakin yakin, terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) layak dipidana.

Keyakinan itu, kata Pedri Kasman mewakili AMM, dilihat dari jalannya persidangan Ahok ke-7 oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa lalu (24/01/2017).

Jika Terbukti Menista Agama, Pidana Penjara Menanti Ahok

“Semakin bisa diyakini bahwa Ahok layak diputus bersalah melakukan pidana penodaan agama dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara sebagaimana pasal 156a huruf a KUHP,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Kamis (26/01/2017) melalui siaran pers AMM.

AMM mengungkapkan, fakta pada persidangan sudah tidak terbantahkan.

Selama Terdakwa Ahok tak Ditahan, Jawara Betawi: Hukum Belum Tercipta

Saksi-saksi di persidangan, ungkapnya, membenarkan bahwa Ahok pada tanggal 27  September 2016 memberikan pidato yang salah satu pernyataannya menodai al-Qur’an Surat Al-Maidah:51, sebagaimana video yang beredar di Youtube.

“Semua saksi membenarkan adanya peristiwa, perbuatan, dan pernyataan terdakwa Ahok tersebut. Bahwa yang ada di video itu jelas-jelas Ahok, itu jelas suara dia,” ungkap Pedri yang juga Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah.

AMM Minta Majelis Hakim Segera Perintahkan Penahanan Ahok

Termasuk, tambahnya, saksi fakta yang dihadirkan di persidangan lanjutan ketujuh, Selasa pekan ini.

“Hasil uji forensik oleh Puslabfor Mabes Polri yang disampaikan ketika gelar perkara jelas menyebutkan bahwa video itu asli, tanpa editan sedikitpun. Ahok dan Penasihat Hukum (PH)-nya hampir tak pernah membantah fakta dan kalimat yang dia ucapkan itu,” papar Pedri.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Menag Mengatakan MUI Berhak Nilai Sesat Tidaknya Syi’ah

Menag Mengatakan MUI Berhak Nilai Sesat Tidaknya Syi’ah

Presiden Akan ke Mesir Dukung Kemerdekaan Palestina

Presiden Akan ke Mesir Dukung Kemerdekaan Palestina

Ini Kata Menantu yang Gugat Ibu Rp 1,8 M di Garut

Ini Kata Menantu yang Gugat Ibu Rp 1,8 M di Garut

Kemenko PMK-Muhammadiyah Sepakati Kerja Sama Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

Kemenko PMK-Muhammadiyah Sepakati Kerja Sama Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

Indonesia Minta MABIMS Menyepakati Metode Penentuan Hilal

Indonesia Minta MABIMS Menyepakati Metode Penentuan Hilal

Baca Juga

Berita Lainnya