Jangan Ketidaksukaan terhadap Satu Kelompok, Dikejar Kasusnya Agar Bisa Melanggar Hukum

Polisi telah menangkap pembawa bendera merah putih bertulis kalimat tauhid Laa Ilaha Illallah, saat unjuk rasa FPI di depan Mabes Polri

Jangan Ketidaksukaan terhadap Satu Kelompok, Dikejar Kasusnya Agar Bisa Melanggar Hukum
Facebook
Bendera Merah Putih berlafadz La Ilaha Illalla saat unjuk rasa di depan markas Mabes Polri, Jakarta

Terkait

Hidayatullah.com–Polemik tentang Bendera Merah Putih yang bertuliskan kalimat Tauhid masih saja menjadi perbincangan. Polri yang mempermasalahkan soal itu juga ditanggapi oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Fadli Zon.

Menurut Fadli, para penegak hukum harusnya berlaku adil dalam menegakkan hukum.

“Jangan ketidaksukaan kita terhadap satu kelompok kemudian dikejar kasus-kasusnya yang bisa dianggap melanggar hukum tapi kepada kelompok lain tidak dilakukan,” ungkap Fadli kepada hidayatullah.com di sela-sela acara GIN Award di Griya Ardhya Garini, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat (20/01/17) kemarin.

Sayangkan Kekerasan Dekat Mapolda, Aliansi Ormas Islam Desak Kapolda Jabar Anton Dicopot

Ia melihat,  bahwa apa yang terjadi dengan pelanggaran terhadap Bendera Merah Putih yang kemudian diberikan tulisan atau gambar itu banyak terjadi.

“Saya kira di media sosial sudah cukup banyak berkembang ada dulu Metalica dan macam-macamlah yang terkait dengan bendera,” tandasnya.

Bagi Fadli, yang perlu digaris bawahi adalah jangan mencari-cari kesalahan lalu dikaitkan dengan tindakan pelecehan.

Mungkin, kata Fadli,  justru sebaliknya bisa jadi kebanggaan. Baginya, yang telah dilakukan itu bukan mempunyai maksud melecehkan.

Polda Jabar Bantah Kriminalisasi Habib Rizieq

“Saya yakin mereka yang menggunakan Bendera Merah Putih mereka mempunyai kecintaan terhadap tanah air. Bukan bermaksud untuk melecehkan,” pungkas Fadli.

Sebagaimana diketahui, polisi menangkap seorang laki-laki yang diduga sebagai pembawa bendera merah putih kalimat tauhid Laa Ilaha Illallah, saat unjuk rasa FPI di depan Mabes Polri, Senin lalu. Pria berinisial NF itu ditangkap Kamis, 19 Januari 2017, malam di Pasar Minggu.

Sebelumnya, isu masalah ini telah bergulir dan meresahkan masyarakat. Mengingat untuk kasus serupa polisi tidak pernah melakukan penangkapan. Termasuk pembawa bendera pada supporter bola, penggemar musik bahkan pendukung aksi bela Ahok baru-baru ini.*/Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !