Selasa, 2 Maret 2021 / 18 Rajab 1442 H

Nasional

Soal Fatwa MUI, Amien Rais Anjurkan Kapolri Berpikir sebelum Bicara

muh. abdus syakur/hidayatullah.com
Amien Rais saat mengisi Dialog Kebangsaan Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Unismuh Makassar
Bagikan:

Hidayatullah.com– Mantan Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 1995-1998, Prof Amien Rais, menganjurkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian berfikir dahulu sebelum mengeluarkan sebuah pernyataan.

Hal itu ia sampaikan menanggapi pernyataan Kapolri Tito yang di antaranya menyebut fatwa MUI berdampak pada gangguan kamtibmas.

“Jadi anjuran saya kepada Kapolri, kepada Pak (Presiden) Jokowi. dan kepada para pejabat negara, kalau berbicara hendaknya berpikir dahulu,” ungkapnya.

KAMMI Kecam Kapolri Terkait Fatwa MUI

Ia menyampaikan itu di sela-sela acara Silaturrahim Ulama dan Tokoh Umat untuk Keadilan dan Terjaganya NKRI Tercinta (Spirit212) di Aula Hamka, Al-Azhar, Kebayoran baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/01/2017).

Kata Amien, jangan menyinggung perasaan umat Islam yang notabene sebagai agama mayoritas di Indonesia.

“Umat Islam itu selalu mengalah, selalu bersabar, selalu toleran. Tapi kalau di-itik-itik, digusur-gusur, saya khawatir kalau mereka akan bangkit,” tandasnya.

Kapolri ‘Pertanyakan’ Fatwa MUI, FP DivHumas Polri “Dikeroyok Balok” oleh Netizen

Jangan Bangunkan Macan Tidur!

Bagi Amien, jangan pernah membangunkan macan yang sedang tidur dan jangan pernah remehkan umat Islam terus-menerus.

“Karena kalau mereka bangkit betul… negara bisa kehilangan keseimbangan, ekonomi bisa kusut masai, politik bisa kiamat kecil,” pungkas Tokoh Reformasi ini.

Amien Rais: Terhadap Pemimpin Dzalim, Kita Lawan!

Hadir dalam musyawarah tersebut sejumlah jajaran pengurus  GNPF MUI seperti Habib Rizieq Shihab (Ketua Pembina), Bachtiar Natsir (Ketua), dan Zaitun Rasmin (Wakil Ketua).

Hadir pula Hidayat Nur Wahid (Wakil Ketua MPR RI) dan beberapa tokoh-ulama dari berbagai ormas Islam.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Anggota DPD RI: Penistaan Agama Memang Rentan Merusak Indonesia

Anggota DPD RI: Penistaan Agama Memang Rentan Merusak Indonesia

Kehadiran Raja Salman ke DPR Bukti Islam Tak Anti Demokrasi

Kehadiran Raja Salman ke DPR Bukti Islam Tak Anti Demokrasi

Amerika, SBY hingga KPK Pusing Atasi Kemelut Dunia

Amerika, SBY hingga KPK Pusing Atasi Kemelut Dunia

Hari ini Pembukaan Kongres IV Mujahidin di Masjid az-Zikra

Hari ini Pembukaan Kongres IV Mujahidin di Masjid az-Zikra

Ketum DDII Tegaskan Motif Penganiaya Ustadz Harus Diungkap

Ketum DDII Tegaskan Motif Penganiaya Ustadz Harus Diungkap

Baca Juga

Berita Lainnya