Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

DPR: Pejabat Publik Harus Bertanggungjawab dengan Pidatonya

Anggota Komisi III DPR, Muhammad Syafi'i
Bagikan:

Hidayatullah.com–Anggota Komisi III DPR, Muhammad Syafi’i menilai, pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada perayaan HUT partai ke-44 beberapa waktu lalu tidak murni dari pemikirannya sendiri.

“Sepertinya Bu Mega itu membaca pidato, tidak murni pemikirannya sendiri. Berarti konten pidato itu banyak dari keinginan si pembuat pidato,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, belum lama ini.

Aroma Mitos dalam Pidato Megawati [1]

Namun demikian, menurut Romo Syafi’i, sapaannya, sebagai pejabat publik tidak boleh mengatakan tidak bertanggungjawab dengan pidato yang dibacakan.

“Artinya apa, sadar atau tidak, setuju atau tidak, bu Mega harus bertanggungjawab penuh dengan konten pidato yang dibacakan,” jelasnya.

Aroma Mitos dalam Pidato Megawati [2]

Romo Syafi’i juga menyayangkan pidato Megawati yang dianggap menyinggung persoalan mendasar seorang Muslim.

Sebelumnya diketahui, dalam pidatonya, Megawati Soekarnoputri dinilai mempertentangkan antara Pancasila dan Islam, serta mengatakan bahwa Islam adalah ideologi tertutup, dan ulama disebut memerankan diri sebagai peramal masa depan.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

MUI Jakarta Utara Kerjasama dengan Organisasi Syiah Gelar Radikalisme

MUI Jakarta Utara Kerjasama dengan Organisasi Syiah Gelar Radikalisme

IJABI Tuduh Amerika, Aqil Tuduh Pihak Ketiga

IJABI Tuduh Amerika, Aqil Tuduh Pihak Ketiga

Ormas Islam Protes Silatnas Ahlul Bait

Ormas Islam Protes Silatnas Ahlul Bait

AMPF Ulama Aceh: Game PUBG & Sejenisnya Timbulkan Keresahan

AMPF Ulama Aceh: Game PUBG & Sejenisnya Timbulkan Keresahan

Tujuh Menteri akan Hadir ke Mukatamar PII ke-26

Tujuh Menteri akan Hadir ke Mukatamar PII ke-26

Baca Juga

Berita Lainnya