Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Luncurkan ATM Beras, BAZNAS Pakai Mesin Karya Anak Bangsa

IST.
ATM Beras yang diluncurkan BAZNAS di Jakarta, Selasa (17/01/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berupaya terus berinovasi dalam memudahkan pelayanan kepada masyarakat miskin.

Kali ini, BAZNAS mengembangkan layanan Anjungan Terima Mandiri (ATM) Beras untuk membantu masyarakat miskin memenuhi kebutuhan dasar, yang dirasa kian sulit dijangkau akibat kenaikan harga.

Masuki 2017, BAZNAS Serukan Bangkitnya Pengusaha Muslim

Acara peluncuan Program ATM Beras diselenggarakan dalam rangkaian Milad ke-16 BAZNAS di Lobi Gedung Arthaloka, Jakarta, Selasa (17/01/2017).

Layaknya mengambil uang dari mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), masyarakat miskin yang telah diverifikasi dapat mengambil beras secara cuma-cuma dengan menggunakan kartu peserta.

Ketua BAZNAS, Prof Dr Bambang Sudibyo mengatakan, program ini merupakan inovasi BAZNAS dalam memberikan kemudahan layanan masyarakat miskin.

Ketimpangan Agraria, PP Muhammadiyah Sebut Pemodal Sudah Masuk ke Struktur Kekuasaan

Mesin yang digunakan merupakan karya anak bangsa, seorang lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB). Dengan mesin ini, jelasnya, masyarakat miskin akan lebih mudah mendapatkan bantuan beras dari titik-titik lokasi ATM Beras.

“BAZNAS berkomitmen mengadopsi sebanyak mungkin gagasan layanan dari masyarakat untuk membantu masyarakat kurang mampu,” ujarnya pada acara itu, sebagaimana siaran pers BAZNAS diterima hidayatullah.com, Rabu (18/01/2017).

10 Titik di Jabodetabek

Dijelaskan, mesin di Gedung Arthaloka merupakan prototipe dari mesin ATM Beras yang akan segera dipasang di 10 titik di Jabotabek. Yaitu di Kantor BAZNAS Jl Kebon Sirih No 51 Jakarta Pusat dan sembilan masjid yang bekerja sama dengan BAZNAS.

Ahli Pangan: Makanlah sebelum Lapar, Berhentilah sebelum Kenyang

Tiap unit ATM Beras memiliki kapasitas penampungan beras sebanyak 230 liter yang dapat memenuhi kebutuhan bagi 120 kepala keluarga (KK). Tiap unit akan diisi ulang sebanyak delapan kali dalam satu bulan.

Menurut Bambang, program ini dilaksanakan antara lain karena jumlah kemiskinan di Indonesia dari data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2016 mencapai 28,01 juta jiwa.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Ribuan Massa dari Garut, Solo, Ciamis, Jakarta Hadiri Tabligh Akbar

Ribuan Massa dari Garut, Solo, Ciamis, Jakarta Hadiri Tabligh Akbar

Wapres Buka MTQ Internasional ke-2

Wapres Buka MTQ Internasional ke-2

Ponpes Bontang Dapat Buku dari Perpus Nasional

Ponpes Bontang Dapat Buku dari Perpus Nasional

Adhyaksa Dault: Indonesia Belum Punya Cetak Biru Arah Bangsa

Adhyaksa Dault: Indonesia Belum Punya Cetak Biru Arah Bangsa

Ragu Vaksin, Sharia4Indonesia Gelar Pengobatan Ala Nabi

Ragu Vaksin, Sharia4Indonesia Gelar Pengobatan Ala Nabi

Baca Juga

Berita Lainnya