Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

Hadiri Sidang Keenam, Ulama-Masyarakat Kepulauan Seribu Desak Ahok Segera Ditahan

Fajar Shadiq/INA
Warga Kepulauan Seribu mengawal jalannya sidang keenam Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (17/01/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Salah seorang ulama Kepulauan Seribu, Habib Zein Maula ‘Aidid, menghadiri persidangan keenam kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (17/01/2017).

Selain itu, sejumlah masyarakat Kepulauan Seribu juga turut hadir mengawal proses persidangan lanjutan tersebut.

Pengakuan Ulama Kepulauan Seribu soal Kejadian saat Ahok Singgung Al-Maidah:51

Kehadiran mereka ingin meneguhkan, sebagian besar masyarakat Kepulauan Seribu menolak pernyataan Ahok yang menyinggung al-Qur’an Surat Al-Maidah:51 di Pulau Pramuka, 27 September 2016 lalu.

Ulama Kepulauan Seribu, Habib Zein Maula 'Aidid di sela-sela sidang keenam Ahok.

Ulama Kepulauan Seribu, Habib Zein Maula ‘Aidid (bawah tengah) bersama pihak pelapor di sela-sela sidang keenam Ahok (17/01/2017).

Habib Zein menyampaikan dukungannya mewakili masyarakat dan umat Islam dari Kepulauan Seribu pada persidangan itu.

“Saya sebagai ulama di Pulau Seribu keberatan dengan pernyataan Ahok yang menyinggung al-Qur’an khususnya Al-Maidah ayat 51,” ungkap Zein kepada Islamic News Agency (INA).

“Beliau (Ahok), kan, bukan orang Islam kenapa menyinggung kitab suci kami umat Islam. Ini yang kami keberatan,” lanjut ulama yang disegani di Kepulauan Seribu itu.

Ia pun berharap agar terdakwa Ahok segera ditahan dan dijatuhi hukuman seberat-beratnya.

Salah Tulis, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa pada Sidang Keenam Ahok

Menjawab Pertanyaan Selama ini

Ketua Tim Persidangan GNPF MUI Nasrullah Nasution mengatakan, kehadiran ulama dan masyarakat Kepulauan Seribu pada persidangan itu menjawab pertanyaan selama ini soal sikap masyarakat kabupaten tersebut.

“Akhirnya jelas sikap masyarakat Pulau (Kepulauan. Red) Seribu terkait kasus penodaan agama ini,” ujar Nasrullah.

Sidang Lanjutan Penodaan Agama Hadirkan Lurah Pulau Seribu

“Dengan kehadiran masyarakat Pulau Seribu, memberikan dukungan atas persidangan ini, maka sudah jelas dan terang sikap masyarakat Pulau Seribu,” lanjutnya.* Fajar Shadiq/INA

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Politisi Gerindra: Perppu Ormas Bukan Langkah Bijak, Ini Alasannya

Politisi Gerindra: Perppu Ormas Bukan Langkah Bijak, Ini Alasannya

Agenda Sidang Keempat Ahok Pemeriksaan Saksi, Wartawan Dilarang Masuk

Agenda Sidang Keempat Ahok Pemeriksaan Saksi, Wartawan Dilarang Masuk

Buntut Dugaan Pelecehan Nabi, Bupati Jember Didemo

Buntut Dugaan Pelecehan Nabi, Bupati Jember Didemo

CIIA: Kriteria Radikal “Pemblokiran 22 Situs Islam” Definisi Subyektif BNPT

CIIA: Kriteria Radikal “Pemblokiran 22 Situs Islam” Definisi Subyektif BNPT

Mudik 2021

Pimpinan DPR: Biaya Mahal Rapid Test Memberatkan Masyarakat

Baca Juga

Berita Lainnya