Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Agar Netral, Kompolnas: Sebaiknya Kapolda Jabar Lepas Jabatan di GMBI

rifa'i fadhly/hidayatullah.com
Aksi FPI 'copot Kapolda Jabar' di Mabes Polri Jakarta, Senin (16/01/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyoroti posisi Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan, yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

“Kompolnas mengimbau agar Kapolri meminta Kapolda Jawa Barat untuk segera melepaskan jabatannya pada kepungurusan Dewan Pembina GMBI,” ujar Sekretaris Kompolnas Bekto Suprapto di Jakarta, Selasa (17/01/2017).

Komisi III DPR akan Panggil Kapolri Terkait Kasus GMBI

Imbauan itu, jelas Kompolnas, dilakukan guna menghindari potensi benturan kepentingan dalam memimpin penanganan permasalahan antara GMBI dan FPI yang terjadi di wilayah hukum Polda Jabar.

Kapolda Jabar Anton disoroti publik pasca penyerangan anggota ormas di Bandung, Jabar, Kamis (12/01/2017) lalu. Dimana anggota GMBI diduga kuat melakukan penyerangan dan pengrusakan terhadap massa umat Islam termasuk anggota FPI serta kendaraannya.

Datangi Mabes Polri, Ribuan Umat Islam Tuntut Polisi Adil Tegakkan Hukum atas GMBI

Selain itu, Kompolnas mengaku mengapresiasi langkah Kapolri yang telah menugaskan jajaran Divisi Propam Polri untuk melakukan penyelidikan terkait rangkaian kerusuhan GMBI-FPI di wilayah hukum Jabar.

Kompolnas pun berharap agar seluruh pihak untuk menghormati proses tersebut seiring dengan prinsip-prinsip Praduga Tidak Bersalah.

Terkait GMBI, Komnas HAM Minta Kapolda Jabar Hindari Langkah Bernuansa Adu Domba

“Bahwa seseorang bersalah jika telah dinyatakan dalam putusan hukum yang berkekuatan tetap dan mengikat dinyatakan bersalah,” sebut Kompolnas dalam siaran persnya.

Menurut Kompolnas, setelah mendengar penjelasan dari pihak Divisi Humas Mabes Polri, Kapolda Jabar Anton telah mendapat izin dari pimpinannya untuk menjadi Dewan Pembina GMBI.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Din: Kurangi Keterlibatan Asing dalam Mekanisme Pasar

Din: Kurangi Keterlibatan Asing dalam Mekanisme Pasar

Aksi Damai Umat Islam Bubarkan Ahmadiyah

Aksi Damai Umat Islam Bubarkan Ahmadiyah

Jauhkan MOS dari Bentuk Kekerasan

Jauhkan MOS dari Bentuk Kekerasan

ppkm jokowi skala mikro

PPKM Skala Mikro Efektif Turunkan Kasus Covid-19, Jokowi: Kita Harus Tetap Waspada dan Bekerja Keras

Menolak Lupa, #G30SPKI Jadi Trending Topic

Menolak Lupa, #G30SPKI Jadi Trending Topic

Baca Juga

Berita Lainnya