Sidang Kasus Penistaan Agama

JPU Diminta Aktif Sikapi Pertanyaan-Pernyataan Pihak Ahok yang tak Relevan dengan Perkara

Hal ini perlu dilakukan, kata pihak pelapor, demi menjaga marwah dan martabat persidangan yang terhormat.

JPU Diminta Aktif Sikapi Pertanyaan-Pernyataan Pihak Ahok yang tak Relevan dengan Perkara
Pihak pelapor kasus Ahok dari pihak Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), Irena Center, dan Forum Anti Penistaan Agama (FAPA) di Jakarta, Jumat by IST

Terkait

Hidayatullah.com– Pada sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Jaksa Penuntut Umum diminta lebih berperan aktif terkait sikap pihak terdakwa.

Demikian disampaikan pihak pelapor dari pihak Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), Irena Center, dan Forum Anti Penistaan Agama (FAPA) di Jakarta, Jumat (13/01/2017).

Saksi Sidang Kelima: Pertanyaan dan Pernyataan PH Ahok Banyak tidak Relevan dengan Perkara

“Kami meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar lebih berperan aktif secara maksimal meng-counter pertanyaan dan pernyataan yang tidak relevan dari pihak terdakwa dalam persidangan,” jelas Pedri dalam pernyataannya kepada hidayatullah.com mewakili tiga pihak pelapor itu.

Hal ini perlu dilakukan, kata dia, demi menjaga marwah dan martabat persidangan yang terhormat.

“Hal ini penting karena JPU adalah pengacara negara yang harus mempertahankan kebenaran Surat Dakwaan,” jelasnya.

Sudah 5 Kali, Sidang Kasus Ahok Diperkirakan Selesai April atau Mei

Dinilai Selalu Berupaya Membangun Opini

Permintaan itu disampaikan atas sejumlah catatan para pihak pelapor itu terhadap lima kali proses persidangan Ahok sepanjang ini.

Di antara catatannya, seperti diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, pihak terdakwa Ahok dinilai selalu berupaya membangun opini.

Yaitu, jelasnya, dengan menyampaikan pernyataan dan pertanyaan yang berbanding terbalik dengan pokok perkara dan fakta-fakta yang terungkap di persidangan.

Sidang Kasus Ahok, Diduga Ada Upaya Kriminalisasi terhadap Saksi Pelapor

Pernyataan itu disampaikan ketiga pihak pelapor itu dibarengi Tim Advokasi mereka. Yaitu Denny Ardiansyah Lubis, SH, MH; Muhammad Ichsan, SH, MH; dan Arisakti Prihatwono, SH, M.Kn.

Kemudian, Mashuri Masyhuda, Busyra, SH, Evi Risna Yanti, SH, M.Kn, dan Agung Rachmat Hidayat SH, MH, jelas Pedri.*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !