Senin, 8 Maret 2021 / 24 Rajab 1442 H

Nasional

PW Muhammadiyah Jabar Mengaku Tak Pernah Mengecam FPI

twitter
Foto sejumlah oknum ormas diduga GMBI menyerang salah seorang anggota massa umat Islam (berpakaian putih) seusai mengawal pemeriksaan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Mapolda Jawa Barat, Bandung, Kamis (12/01/2017) yang viral di media sosial.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Muhammadiyah  Jawa Barat memberikan klarifikasi sehubungan dugaan berita berjudul  Pimpinan Muhammadiyah Jawa Barat Mengecam Tindakan Anarkhis FPI” yang diposting di laman  Facebook Humas Polda Jabar.

Sehubungan dengan berita tidak benar yang bersumber dari Humas Polda Jabar maka pihak PWM Jabar memberikan klarifikasi.

“PW Muhammadiyah Jabar tidak pernah mengecam tindakan FPI tersebut, bahkan mendukung langkah langkah yang dilakukan dalam konteks da’wah amar ma’ruf nahi munkar”, tegas Rizal Fadillah, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jabar dikutip laman milik Muhammadiyah, Sangpencerah.id, Jumat (13/01/2017).

Sayangkan Kekerasan Dekat Mapolda, Aliansi Ormas Islam Desak Kapolda Jabar Anton Dicopot

Sebagaimana diketahui, berita hoax ini muncul pertama kali ketika salah satu kader Muhammadiyah menemukan berita yang menyebutkan PWM Jabar mengecam FPI dalam serangan yang diduga oknum Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) kepada anggota FPI usai pemeriksaan Habib Rizieq Shihab di Polda Jawa Barat.

“Saya memantau Facebook terkait kasus FPI dan GMBI. Tiba-tiba muncul postingan halaman Facebook Humas Polda Jabar yang menyebutkan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jabar mengecam tindakan FPI. Saya lihat sekitar pukul 15.00 WIB, langsung saya capture. Lalu saya cek lagi pukul 16.00 WIB sudah dihapus”, tegas Hari Satriyo, salah seorang Pemuda Muhammadiyah kepada redaksi SangPencerah.id.

Akui sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Anton Bantah Ada Penyerangan terhadap FPI

Sehubungan dengan berita tidak benar yang bersumber dari Humas Polda Jabar maka pihak PWM Jabar menyayangkan pihak-pihak yang telah mebuat berita bohong dan memutarbalikkan fakta dari keadaan yang sebenarnya.

Rizal Fadillah meminta Humas Polda Jawa Barat menghapus berita tersebut dari konten pemberitaannya.

“Kami mengecam tindakan anarkis LSM GMBI yang telah memicu dan mengganggu kondusivitas kehidupan masyarakat Jawa Barat. Kapolda Jawa Barat untuk bersikap lebih bijak, melayani dan mengayomi, bukan membuat langkah yang bernuansa adu domba antar warga masyarakat Jawa Barat”, lanjutnya.

Saat berita ini diturunkan, pihak Humas Polda Jabar sudah menghapus postingan tersebut. Setelah ditelurusi, ternyata video tersebut bukan pernyataan dari pengurus PWM Jabar, melainkan pernyataan ormas lain.*

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

IMS Kaltim Bantu Pengobatan Nabila

IMS Kaltim Bantu Pengobatan Nabila

Syeikh Mahfuzh at Tremasi Dinilai sebagai Ulama Hadits Pertama di Nusantara

Syeikh Mahfuzh at Tremasi Dinilai sebagai Ulama Hadits Pertama di Nusantara

Ikapi Diminta Petakan Sistem Perbukuan

Ikapi Diminta Petakan Sistem Perbukuan

Rektor ITS Launching ‘Gerakan Shalat Subuh Berjamaah’ di Masjid

Rektor ITS Launching ‘Gerakan Shalat Subuh Berjamaah’ di Masjid

Din: Aspirasi Rakyat Kritis Dibungkam Libatkan Buzzer

Din: Aspirasi Rakyat Kritis Dibungkam Libatkan Buzzer

Baca Juga

Berita Lainnya