Jum'at, 15 Januari 2021 / 31 Jumadil Awwal 1442 H

Nasional

Sekolah di Bima Rusak Parah karena Banjir, Bantuan Pendidikan Sangat Diperlukan

ali muhtadin/hidayatullah.com
Sejumlah pelajar korban banjir bandang di Kota Bima, NTB, mendapatkan bantuan pendidikan dari IHR dan BMH-Hidayatullah, Januari 2017.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Lembaga kemanusiaan Indonesian Humanitarian Relief (IHR) baru-baru ini memberikan bantuan alat tulis-menulis untuk para siswa korban banjir bandang di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), akhir 2016 lalu.

Bantuan tersebut berupa 150 paket, dibagi kepada 3 sekolah yang mengalami kerusakan terparah.

Di antaranya, MI Nurul Ilmi, Kelurahan Dara; Pesantren Hidayatullah, Kampung Salama; dan Sekolah Dasar (SD) 16 Salama.

Selain Materi, Korban Banjir Bima Juga Butuh Bantuan Moril

Kepala sekolah MI Nurul Ilmi, Anwar menyatakan bahwa sebelumnya murid-muridnya belum mendapatkan bantuan berupa alat tulis-menulis.

“Hanya ada bantuan dari istri Wakil Bupati (berupa) sepatu dan tas 20 pasang. Belum ada bantuan alat tulis, anak-anak nanya alat tulis kita belum ada,” ungkapnya kepada hidayatullah.com di Masjid Ar-Rahman, Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Rabu (11/01/2017).

Warga: Banjir Bandang Akhir 2016 Terdahsyat di Bima

Sementara, Rauda, salah seorang pengajar di SD 16 Salama menyatakan bahwa akibat banjir, buku-buku dan beberapa fasilitas sekolah hancur tidak tersisa.

“Pagar hancur,  buku-buku semua hancur, enggak ada semua yang tersisa. (Termasuk) buku-buku pelajaran dan buku pegangan guru,” kata Rauda di SD 16 Salama, Kamis (12/01/2017).

Selama seminggu pasca banjir bandang itu, kata Rauda, kegiatan belajar-mengajar belum bisa dimulai karena kondisi kelas yang belum bisa ditempati.

IHR bersama BMH Berikan Bantuan pada Korban Banjir di Bima

Sementara itu,  relawan IHR, Ibrahim menyatakan, bantuan terkait pendidikan perlu untuk memberikan semangat kepada siswa-siswa yang menjadi korban banjir.

“Kita rasa perlu untuk menambah motivasi dan semangat mereka dalam menuntut ilmu, setelah mengalami musibah yang cukup parah ini,” tutur Ibrahim di Salama, kemarin.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

KPAI Minta Polisi Usut Tuntas Pemerkosaan Anak Pengungsi

KPAI Minta Polisi Usut Tuntas Pemerkosaan Anak Pengungsi

7 Deklarasi Senayan 2015 Mendukung Perjuangan Palestina

7 Deklarasi Senayan 2015 Mendukung Perjuangan Palestina

Mirip Miss World, BPMPKB Minta FRENDS Kaji Kontes Abang None

Mirip Miss World, BPMPKB Minta FRENDS Kaji Kontes Abang None

Tuntut Keadilan, Petani Bawang Brebes Polisikan Guntur Romli

Tuntut Keadilan, Petani Bawang Brebes Polisikan Guntur Romli

LPPOM MUI: Cadbury DNA Babi di Malaysia Tak Termasuk Produk yang Tersertifikasi Halal MUI

LPPOM MUI: Cadbury DNA Babi di Malaysia Tak Termasuk Produk yang Tersertifikasi Halal MUI

Baca Juga

Berita Lainnya