Kamis, 14 Januari 2021 / 30 Jumadil Awwal 1442 H

Nasional

Warga: Banjir Bandang Akhir 2016 Terdahsyat di Bima

Ali Muhtadin/hidayatullah.com
Salah satu titik terdampak banjir bandang Bima akhir 2016 di Kelurahan Dara, Kecamatan Rasane Barat, Bima.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kelurahan Dara di Kecamatan Rasane Barat, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi salah satu titik terparah banjir bandang yang melanda sebagian besar Bima, Rabu (21/12/2016) dan Jumat (23/12/2016) lalu.

Pengurus Masjid Ar-Rahman yang berada di daerah tersebut, Abdul Harits, menyatakan bahwa banjir tersebut merupakan banjir paling besar sepanjang sejarah kota itu.

“Ini pertama kalinya terjadi banjir seperti ini selama saya besar. Bahkan orangtua saya bercerita tidak pernah terjadi banjir sedahsyat ini. Paling-paling kalau daerah kita di halaman saja,” ungkapnya kepada hidayatullah.com saat ditemui di Masjid Ar-Rahman, Senin (09/01/2017) sore.

Selain lumpur, tanah, dan pasir, tumpukan sampah serta kayu yang dibawa arus banjir tampak berserakan karena tertahan di bangunan samping masjid.

[Foto] Kerusakan Parah Akibat Banjir Bandang Terbesar di Bima

Abdul Harits. [Foto: Ali Muhtadin]

Abdul Harits. [Foto: Ali Muhtadin]

Banjir tidak Diduga

Harits mengatakan, masyarakat tidak ada yang menduga akan terjadi banjir sebesar itu, meskipun memang sebelumnya Kota Bima beberapa kali dilanda banjir.

Karena kejadian yang begitu cepat, tuturnya, masyarakat tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya dari terjangan banjir tersebut.

“Ketika sedang asyik menonton tidak ada kepikiran untuk mengangkut barang, tapi ternyata sepersekian menit ini sudah jadi lautan,” tuturnya.

19 Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir Besar di Kota Bima

Harits mengungkapkan, derasnya aliran banjir dan suara gemuruhnya membuat warga ketakutan.

Sementara hantaman air yang cukup keras dan deras membuat pagar Masjid Ar-Rahman roboh, bikin warga semakin panik.

“Mereka panik, tidak ada lagi barang yang bisa diselamatkan. Mereka tidak mementingkan barang lalu lari ke lantai dua masjid. Lebih kurang 40 KK datang ke masjid,” kisahnya.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Emilia Dampingi Aktivis Pro LGBT Saat Desak KPI Cabut SE Larangan Tanyangan Banci

Emilia Dampingi Aktivis Pro LGBT Saat Desak KPI Cabut SE Larangan Tanyangan Banci

13 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim Terpilih

13 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim Terpilih

Gerindra: Impor Jagung Turun, Tapi Impor Gandum Besar-Besaran

Gerindra: Impor Jagung Turun, Tapi Impor Gandum Besar-Besaran

Saudi Berhubungan Baik dengan Semua Ormas Islam

Saudi Berhubungan Baik dengan Semua Ormas Islam

Polisi Tangkap Wanita Pembuat Video Shalat Sambil Joget

Polisi Tangkap Wanita Pembuat Video Shalat Sambil Joget

Baca Juga

Berita Lainnya