Rabu, 3 Maret 2021 / 20 Rajab 1442 H

Nasional

Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Banjir Bandang Garut

Dok. Bilal Tadzkir/hidayatullah.com
Masjid Al-Hikmah yang selamat dari kerusakan parah saat banjir bandang di Garut, September 2016.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar) Inspektur Jenderal Pol Anton Charliyan menyatakan, telah menetapkan empat tersangka dalam kasus bencana banjir bandang di Kabupaten Garut pada 20 September 2016.

Wapres: Dunia Bertanggung Jawab atas Kerusakan Hutan Indonesia

“Sudah ada empat tersangka yang ditetapkan,” ujarnya di Markas Polda Jabar, Bandung, Jumat (30/12/2016) dikutip Antara.

Polisi menindaklanjuti tindak pidana dalam bencana banjir di Garut itu dengan undang-undang (UU) tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan UU tindak pidana korupsi (tipikor).

Pemulihan Pasca Banjir Garut, dari Pembagian Al-Qur`an hingga Renovasi Masjid

Anton menjelaskan, tersangka yang telah ditetapkan berdasarkan UU tentang perlindungan lingkungan hidup dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Dua tersangka dari pengelolaan hutan dan dua tersangka lagi dari izin pengelolaan wisata,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kasus dari UU tipikor belum ada tersangkanya.

Kisah Masjid dan Warga yang Selamat dari Banjir Bandang Garut

Tim yang menangani kasus tersebut, diungkapkannya, masih dalam tahap penyelidikan (lidik) untuk mencari tersangka dalam pelanggaran UU tipikor.

“Untuk kasus korupsinya belum ditemukan, yang tipikor masih dalam lidik,” ujar mantan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kadiv Humas Polri) itu.

Peneliti Lingkungan Hidup: Atasi Banjir Harus Dari Hulu

Sebelumnya, Polda Jabar telah memintai keterangan saksi dari berbagai pihak pemerintah daerah maupun dari institusi badan usaha.

Bencana banjir bandang di Kabupaten Garut telah merusak pemukiman penduduk, fasilitas umum, juga menewaskan 34 orang dan belasan orang dinyatakan hilang.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

MUI akan Libatkan Masyarakat Pantau 15 TV Selama Ramadhan

MUI akan Libatkan Masyarakat Pantau 15 TV Selama Ramadhan

Mahasiswa Doktoral Ibnu Khaldun Dukung Wali Kota Bima Arya

Mahasiswa Doktoral Ibnu Khaldun Dukung Wali Kota Bima Arya

AAI Jalin Kerja Sama dengan Kejaksaan Bela TKI

AAI Jalin Kerja Sama dengan Kejaksaan Bela TKI

LPPOM MUI Menjawab Isu Kandungan Babi pada 8 Jenis Produk Makanan

LPPOM MUI Menjawab Isu Kandungan Babi pada 8 Jenis Produk Makanan

Pemprov Bentuk KPK DKI Dinilai sebagai Terobosan Positif

Pemprov Bentuk KPK DKI Dinilai sebagai Terobosan Positif

Baca Juga

Berita Lainnya