Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Menkopolhukam Bantah Halangi Penggunaan Media Sosial

Jawa Pos
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto
Bagikan:

Hidayatullah.com–Menkopolhukam Wiranto membantah bahwa pemerintah sedang berupaya menghalangi penggunaan media sosial terkait sejumlah upaya yang akan dilakukan untuk menertibkan penggunaan media sosial.

“Kita bukan menghalangi penggunaan media sosial, itu suatu keniscayaan, tapi mari kita gunakan dengan cara-cara yang etis, dengan cara-cara yang baik yang bermartabat yang bermanfaat bagi bangsa dan negara kita,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Antaranews, Kamis (29/12/2016).

Menurut dia, perkembangan teknologi membawa dua dampak sekaligus yakni membawa keberkahan termasuk memajukan berbagai tata kehidupan masyarakat.

Namun di sisi lain, ada sesuatu yang cukup memperihatinkan dimana kemajuan teknologi informasi kemudian disalahgunakan oleh beberapa pihak untuk melakukan kegiatan berupa penyesatan, pengelabuhan, ujaran kebencian, hingga fitnah.

Siapa “Ahli Waris” Akun Media Sosial Anda?

“Saat ini sulit dibedakan antara kritik dan cemoohan, antara kritik dan fitnah, antara kritik dan penyesatan, berita penyesatan, antara kritik dan ujaran-ujaran kebencian, ini kan jadi rancu,” katanya.

Oleh karena itu, Pemerintah mengharapkan agar masyarakat lebih selektif dalam menerima berita dan lebih objektif untuk menyisir berita-berita.

“Kepada masyarakat kita harapkan supaya lebih waspada terhadap upaya-upaya berupa provokasi, agitasi, dan berupa propaganda dari pihak-pihak lain yang ingin membangun pemahaman yang berbeda terhadap pemerintah yang saat ini sedang menjalankan suatu program pembangunan secara serius dan sungguh-sungguh,” katanya.

Sedangkan kepada para pembuat berita-berita yang menyesatkan itu, Wiranto memperingatkan agar mereka menghentikan hal-hal negatif tersebut.

Orangtua Harus Awasi Aktivitas Media Sosial Anak

“Kritik boleh tetapi hentikan cara-cara yang tidak tepat, cara-cara yang membangkitkan intoleransi, cara-cara yang membangkitkan radikalisme, bahkan cara-cara yang justru mendorong terjadinya terorisme, ini harus dihentikan, karena nyata-nyata tiga hal itu, terorisme, radikalisme, intoleranisme, itu sangat merugikan persatuan kita, merugikan kepentingan bangsa, merugikan pembangunan nasional,” katanya.

Hal itu juga kata Wiranto, merugikan kebersamaan sebagai bangsa sehingga ia berharap masyarakat dapat benar-benar memahami persoalan tersebut.*

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

BMOIWI Akan Gelar Munas, Fokus Bela Muslimah

BMOIWI Akan Gelar Munas, Fokus Bela Muslimah

Reuni Akbar 212 Ditunda, Ini Gantinya

Reuni Akbar 212 Ditunda, Ini Gantinya

Menguatkan Lembaga Pernikahan

Menguatkan Lembaga Pernikahan

Umat Islam Pasuruan Minta Indonesia Dirikan Kedubes di Al-Quds

Umat Islam Pasuruan Minta Indonesia Dirikan Kedubes di Al-Quds

Museum Muhammadiyah Akan Diresmikan pada November 2020

Museum Muhammadiyah Akan Diresmikan pada November 2020

Baca Juga

Berita Lainnya