Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Bantuan GNPF MUI ke Suriah untuk Korban Perang termasuk Non-Muslim

IST
[Ilustrasi] Bantuan lembaga kemanusiaan asal Indonesia untuk korban perang di Suriah.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Ketua GNPF MUI yang juga Ketua Ikatan Ulama dan Da’i se-ASEAN, Ustadz Zaitun Rasmin, menepis tuduhan bahwa GNPF MUI menyalurkan bantuan kepada pemberontak di Suriah.

Ia menegaskan, GNPF MUI menyalurkan bantuan ke Suriah untuk korban perang.

“Kita tidak melihat siapapun, latar belakang apapun, yang jelas korban (perang Suriah). Bahkan kalau ada non-Muslim itu kita bantu. Karena ini semua adalah bantuan korban perang,” tegasnya dalam konferensi pers acara Tabligh Akbar Aksi Bela Islam di Hotel Saka, Medan, Sumatera Utara, Rabu (28/12/2016).

Ketua FOZ: Lembaga Kemanusiaan Salurkan Bantuan ke Suriah untuk Korban Perang

Ia menjelaskan, pada dasarnya, GNPF MUI hanya bekerja sama dengan ormas-ormas Islam dan berbagai lembaga kemanusiaan. Bukan dana dari GNPF MUI sendiri yang disalurkan.

Jadi, GNPF MUI, jelasnya, hanya menyatukan dan kemudian menyalurkan kepada para korban di Suriah.

IHR Akui Difitnah Sejumlah Media Pro Rezim Bashar di Indonesia terkait Bantuan ke Suriah

Soal Sidang Kasus Ahok

Soal lain, dalam konferensi pers itu, GNPF MUI juga menjelaskan terkait langkah-langkah yang ditempuh dalam mengawal sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ketua Dewan Pembina GNPF MUI Habib Rizieq Shihab menyatakan, pihaknya berkomitmen penuh dalam mengawal sidang Ahok.

Tim Advokasi GNPF MUI: Majelis Hakim Harus Lanjutkan Proses Hukum Ahok

Hal ini, kata dia, agar proses hukum itu tidak diintervensi oleh pihak manapun. Sehingga kalau terjadi hal-hal atau intervensi dari pihak manapun, bisa terdeteksi lebih awal lagi dan bisa diantisipasi.

GNPF MUI juga menyiapkan Tim Advokat dan telah dikoordinasikan untuk menempuh cara-cara yang sesuai jalur hukum.

Di antaranya adalah rencana menemui Komisi Yudisial dan Hakim Agung Urusan Pengawasan Pengadilan.

Untuk diketahui, tabligh akbar di Medan tersebut merupakan rangkaian dari agenda Safari Nasional 212.

Safari yang dihadiri tokoh-tokoh sentral GNPF ini  direncanakan terselenggara juga di 34 ibu kota provinsi se-Indonesia. Medan menjadi tuan rumah Safari Nasional 212 kedua setelah Makassar, Sulsel, 18 Desember lalu.

Acara di Medan itu diselenggarakan atas kerja sama dengan berbagai pihak. Antara lain MUI Sumut, GAPAI (Gerakan Anti Penistaan Agama Islam) Sumut, Kapolda Sumut dan jajarannya, serta masyarakat Medan secara umum.* Jyd/Ibw

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

World Vision Indonesia Galang Dana 1000 Anak Miskin

World Vision Indonesia Galang Dana 1000 Anak Miskin

Mahfud MD: Pemerintah akan  Larang dan Hentikan Semua Kegiatan FPI

Mahfud MD: Pemerintah akan Larang dan Hentikan Semua Kegiatan FPI

PBNU Minta Musibah Lion Air Tak Dijadikan Instrumen Kampanye

PBNU Minta Musibah Lion Air Tak Dijadikan Instrumen Kampanye

Wantim MUI: Perbedaan Pilihan Tak Boleh Rusak Ukhuwah Islamiyah

Wantim MUI: Perbedaan Pilihan Tak Boleh Rusak Ukhuwah Islamiyah

MUI: BPJS Kesehatan Siap Jalankan Prinsip Syariah

MUI: BPJS Kesehatan Siap Jalankan Prinsip Syariah

Baca Juga

Berita Lainnya