Senin, 27 September 2021 / 19 Safar 1443 H

Nasional

Ketua Komisi IX: Kebijakan Bebas Visa Perlu Ditinjau Ulang

Antara
Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf
Bagikan:

Hidayatullah.com – Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf menyatakan, kebijakan pemerintah tentang bebas visa perlu ditinjau ulang.

Hal itu terkait ramainya pemberitaan soal tenaga kerja asing (TKA) ilegal yang masuk ke Indonesia.

“Faktor bebas visa juga merangsang banyaknya orang asing yang masuk ke Indonesia,” ujarnya dalam diskusi bertema ‘Di Balik Serbuan Warga Asing’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/12/2016).

Dede Yusuf: Kenapa Banyak Tenaga Kerja Asing dari China?

“Kami sudah membentuk Panja (panitia kerja), sudah melakukan kunjungan, sidak, dan sebagainya. Dan menemukan beberapa kesimpulan tersebut,” ungkapnya.

Dede menjelaskan, untuk membendung arus tenaga kerja asing, khususnya dari China, dirasa cukup sulit.

“Karena yang dilakukan China memang melakukan kebijakan proyek investasi termasuk membuat satu paket dengan menyertakan tenaga kerja, ini tidak bisa diganggu,” paparnya.

Karenanya, politisi Partai Demokrat ini mendorong, untuk memperbanyak fungsi pengawasan.

“Karena ini masih sangat sedikit sekali. Terutama di daerah-daerah,” tandasnya.

“Dan kita juga merekomendasikan dibentuknya satgas. Agar Kementerian Tenaga Kerja bisa bekerjasama dengan pihak yg terkait,” pungkas Dede.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Komisi III Akan Panggil Kapolri Paska Aksi Bela Islam

Komisi III Akan Panggil Kapolri Paska Aksi Bela Islam

Khofifah Ingatkan Masyarakat Tak Rayakan Tahun Baru dengan  Miras dan Free Sex

Khofifah Ingatkan Masyarakat Tak Rayakan Tahun Baru dengan Miras dan Free Sex

Ketua DSKS Solo Dukung Pembebasan Ranu

Ketua DSKS Solo Dukung Pembebasan Ranu

Pendukung FPI Diserukan Keluar dari Grup FB yang Dibajak

Pendukung FPI Diserukan Keluar dari Grup FB yang Dibajak

Cara Tunarungu di Monas “Menyimak” Orasi Reuni 212

Cara Tunarungu di Monas “Menyimak” Orasi Reuni 212

Baca Juga

Berita Lainnya