Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Ketua Komisi IX: Kebijakan Bebas Visa Perlu Ditinjau Ulang

Antara
Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf
Bagikan:

Hidayatullah.com – Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf menyatakan, kebijakan pemerintah tentang bebas visa perlu ditinjau ulang.

Hal itu terkait ramainya pemberitaan soal tenaga kerja asing (TKA) ilegal yang masuk ke Indonesia.

“Faktor bebas visa juga merangsang banyaknya orang asing yang masuk ke Indonesia,” ujarnya dalam diskusi bertema ‘Di Balik Serbuan Warga Asing’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/12/2016).

Dede Yusuf: Kenapa Banyak Tenaga Kerja Asing dari China?

“Kami sudah membentuk Panja (panitia kerja), sudah melakukan kunjungan, sidak, dan sebagainya. Dan menemukan beberapa kesimpulan tersebut,” ungkapnya.

Dede menjelaskan, untuk membendung arus tenaga kerja asing, khususnya dari China, dirasa cukup sulit.

“Karena yang dilakukan China memang melakukan kebijakan proyek investasi termasuk membuat satu paket dengan menyertakan tenaga kerja, ini tidak bisa diganggu,” paparnya.

Karenanya, politisi Partai Demokrat ini mendorong, untuk memperbanyak fungsi pengawasan.

“Karena ini masih sangat sedikit sekali. Terutama di daerah-daerah,” tandasnya.

“Dan kita juga merekomendasikan dibentuknya satgas. Agar Kementerian Tenaga Kerja bisa bekerjasama dengan pihak yg terkait,” pungkas Dede.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pemerintah Berencana Bangun Asrama Mahasiswa Mesir

Pemerintah Berencana Bangun Asrama Mahasiswa Mesir

Listrik dan Air Mati, Pengungsi Korban Gempa Mandi di Kali Keruh

Listrik dan Air Mati, Pengungsi Korban Gempa Mandi di Kali Keruh

Mahfud MD: Hukum Indonesia Tidak Tegak Karena Semua Pejabatnya Korupsi

Mahfud MD: Hukum Indonesia Tidak Tegak Karena Semua Pejabatnya Korupsi

Pengusaha TV Kabel Diminta Kedepankan Karakter Bangsa

Pengusaha TV Kabel Diminta Kedepankan Karakter Bangsa

Tak Gentar Ancaman, Tri Rismaharini tetap Tutup Gang Dolly

Tak Gentar Ancaman, Tri Rismaharini tetap Tutup Gang Dolly

Baca Juga

Berita Lainnya